oleh

Waspada, di Sikka 195 Meninggal karena HIV/Aids, Penderita Terbanyak IRT

-DIKKES-1.547 views

MAUMERE, MN- Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Sikka merilis, sudah sebanyak 195 penderita yang telah meninggal dunia karena terjangkit virus HIV/Aids. Dari total tersebut, hingga saat ini, sebanyak 793 penderita yang terdatakan selama kurun waktu 16 tahun sejak 2003 silam.

Hal itu disampaikan, Sekretaris KPA Sikka, Yohanes Siga, kepada Maumere News, saat dikonfirmasi, Kamis (1/8/2019) di ruang kerjanya.

“Jumlah penderita HIV/Aids di Sikka, jika dikomulatifkan angkanya, selalu bertambah dari tahun ke tahun. Dari tahun 2003 sampai dengan Juli 2019, total penderita HIV/AIDS berjumlah 793 orang, sedangkan penderita ODHA yang meninggal berjumlah 195 orang,” terangnya.

Penderitanya, lanjut dia, juga berasal dari beberapa kalangan yang jika diklasifikasikan menurut pekerjaan, maka jumlah terbanyaknya adalah ibu rumah 178 orang, wiraswasta 122 orang, petani 120 orang, buruh 47 orang, sopir 47 orang, PSK 35 orang, karyawan 34 orang, balita 21 orang, ojek 21 orang, PNS/TNI/POLRI 19 orang, mahasiswa 17 orang, pelajar 10 orang, waria 7 orang, satpam 7 orang.

Kalau untuk klasifikasikan menurut jenis kelamin, maka laki-laki sebanyak 499 orang dan perempuan 294 orang,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi penyebarannya bertambah, lanjut dia, KPA Sikka sudah melakukan berbagai terobosan dengan melakukan sosialisasi ke seluruh pihak.

“Penyebaran penderita HIV/Aids di Sikka semakin hari semakin bertambah jumlahnya. Untuk itu, kita semakin memperketat pengawasan dan bekerjasama dengan sejumlah pihak. Kita edukasi masyarakat kita, karena pada prinsipnya kurangnya kesadaran masyarakat terhadap perilaku seks yang aman. Penyuluhan itu kita lakukan, dengan maksud agar masyarakat supaya bisa lebih waspada terhadap bahaya virus mematikan ini,” terangnya.(TRV/OZZ-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya