oleh

Warga Desa Habi Kabupaten Sikka, Tolak Wabah Covid 19 dengan Ritual Adat

-SOSBUD-543 views

MAUMERE, MN- Para pemuka adat Desa Habi Kecamatan Kangae, meyakini dengan ritual upacara adat, desanya bisa terbebas dari wabah covid 19 yang melanda dunia secara global saat ini.

Ritual adat yang hanya melibatkan tokoh-tokoh adat serta pemangku kepentingan di Desa Habi ini, dilaksanakan di salah satu tempat sakral yang menurut keyakinan mereka, bisa menghindari wabah corona di desanya.

Matheus Misir, salah seorang tokoh pemud Desa Habi yang berhasil dimintai keterangannya usai upacara adat tersebut, Sabtu (4/4/2020) mengaku, kepercayaan ini sudah ditanamkan secara turun temurun oleh leluhur mereka.

“Ritual ini merupakan ritual tolak bala, artinya kami menyakini dengan ritual seperti ini dapat menghalau segala macam malapetaka yang bisa datang menyerang warga desa, termasuk virus ini. Meski sebagai anak muda, tetapi ini harus diyakini bisa menghadang wabah ini masuk ke desa kami dan kami yakni leluhur kami dan tanah ini bisa menyelamatkan kami,” ujarnya.

Dia mengatakan, pelaksanaan ritual adat pun harus melalui kesepakatan tua-tua adat untuk menetukan di mana hari baiknya untuk melakukan ritual tersebut.

“Jadi hari baiknya di hari ini. Kami melaksanakan ini bukan karena mengikuti cara dari desa lain di Sikka ini, tetapi ini adalah kepercayaan nenek moyang sejak dahulu kala, bahwa adat itu sangat kuat pengaruhnya dari apapun,” tegasnya.

Dia juga menambahkan, meski demikian, mereka pun mengikuti anjuran pemerintah dengan tidak menghimpun banyak orang dalam ritual ini, hanya menghadirkan beberapa pemangku adat dan pemangku kepentingan di Desa Habi.

Upacara adat yang dilangsung tersebut, sesuai dengan pantauan wartawan, yakni mempersembahkan sesajian bagi leluhur dan tanah adat, sebagai bentuk penghormatan kepada mereka, agar bisa menjaga warganya dari segala macam serangan wabah penyakit yang saat ini sedang terjadi di seluruh dunia.(MAR/TAM-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya