oleh

Unipa Maumere Gelar Seminar Ilmiah ‘Untuk UNIPA-INDONESIA Maju’

-DIKKES-188 views

MAUMERE, MN-  Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Dr. Ir. Angelinus Vincentius, M.Si, Senin (7/12/2020) membuka Seminar ilmiah penulisan dan publikasi ilmiah Untuk Unipa Indonesia Maju bagi civitas akademik Unipa Maumere di Aula Nawa Cita Unipa.

Seminar Ilmiah itu menghadirkan, nara sumber, Prof. Dr. Frans Salesman, M.Kes yang dimoderatori oleh Dr. Jonas K.G.D. Gobang, S.Fil., M.A.

Rektor Unipa Maumere, Dr. Ir. Angelinus Vincentius, M.Si  dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada nara sumber, guru besar kesehatan pertama asal Nusa Tenggara Timur, Prof. Dr. Frans Salesman, M.Kes, yang telah bersedia hadir dalam kegiatan seminar ilmiah ini.

“Banyak hal yang mesti kita belajar serta dibimbing lagi oleh professor, sehingga ke depan, Universitas Nusa Nipa Indonesia bisa melahirkan profesor–professor baru untuk Indonesia,” pesannya.

Dikatakan, berkaitan dengan pola ilmiah yang menjadi ciri khas kampus UNIPA pada awalnya adalah ilmu kesehatan, namun dalam perjalanan kita harus realistis bahwa banyak kompetitor sehingga, peminatnya juga menurun tetapi memang ukuran sebagai pola ilmiah pokok atau pusat unggulan, tidak hanya dari  jumlah minat.

Dikatakan, saat ini Unipa Maumere terdiri dari 19 prodi yang memiliki keunggulan masing-masing yang terus berkembang, pertama soal penguatan pangan dan kebutuhan dasar (pertanian, perikanan dan teknik), kedua soal sumber daya manusia (FKIP dan kesehatan) dan  ketiga Humaniora (Ekonomi, Sosial dan Hukum).

“Kami juga ingin ada loncatan dari Universitas yang berada level daerah menjadi Universitas yang berdaya saing di tingkat Nasional,” ujarnya.

Sementara itu, nara sumber, Prof. Dr. Frans Salesman, M.Kes, dalam seminar tersebut mengatakan, seluruh dosen mesti melakasanakan Tridharma perguruan tinggi.

“Dosen harus memiliki 4 KD, yakni pedagogik, profesional, kepribadian dan aplikasi Tridarma PT yaitu Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan, setiap akademisi juga harus menghasilkan karya ilmiah yang berkesinambungan yaitu melalui buku ( referensi, monograf, book chapter), Jurnal (Nas terakreditasi), Prosiding (Nasional dan Internasional), karya-karya ilmiah populer dan juga laporan penelitian yang dilaporkan secara berkala kepada instansi kampus maupun kepada masyarakat luas sehingga bisa dimanfaatkan bagi kemajuan bangsa dan negara.

Seminar Ilmiah ini diinisiasi oleh pihak Rektorat serta didukung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa Drs. Sabinus Nabu, guna menunjang pengetahuan ilmiah yang berkaitan dengan penulisan maupun publikasi  bagi civitas akademika Universitas Nusa Nipa Indonesia.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya