oleh

Tingkatkan Harga Komoditi Petani, Pemkab Sikka Siap Terapkan Trade Off

-EKBIS-583 views

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo menegaskan, harga komoditi masyarakat petani di Sikka, saat ini masih terlampau rendah jika dibandingkan dengan harga pasaran dunia. Rendahnya harga komoditi tersebut menyebabkan masyarakat petani enggan untuk mengembangkannya, seperti kelapa, cokelat, kemiri, asam, cengkeh, vanili dan sejenis tanaman perkebunan lainnya.

Mengatasai hal itu, Pemda Sikka saat ini berencana untuk menerapkan yang namanya trade off. Diharapkan dengan pemberlakukan kebijakan ini, harga komoditi masyarakat semakin meningkat.

“Kebijakan ini kita ambil bersama dengan semua kepala daerah di Flores. Artinya kenapa kita terus mengkonsumsi barang-barang dari luar, padahalnya barang itu datang dari kita. Seperti minyak goreng. Selama ini kita hanya megkonsumsi minyak goreng kemasan yang terbuat dari kelapa sawit, padahal kita punya kelapa. Kita terus menkonsumsi tepung terigu dari gandum, padahalnya kita punya sorgun dan masih banyak lagi bahan kebutuhan pokok yang mestinya kita tidak boleh ambil dari luar,” tegas Bupati.

Untuk itu, dia menambahkan, pemerintah akan segera memberhentikan masuknya produk-produk bahan kebutuhan pokok dari luar Sikka.

“Jadi sebelum kita memberhentikan barang produk dari luar, kita siapkan dulu infrastrukturnya seperti apa. Setelah semua siap barulah kita buat sebuah regulasi agar mengurangi barang produksi itu untuk masuk ke Sikka. Ketika barang ini kurang masuk dan akhirnya sama sekali tidak masuk lagi ke Sikka, maka harga komoditi ini berangsur-angsur menjadi naik. Kenaikan harga komoditi, maka berdampak pada kesejahteraan bagi masyarakat petani,” tegasnya.

Dia mengaku, banyak pihak yang memang tidak sepakat dengan kebijakan ini, tetapi ini yang mesti dilakukan oleh pemerintah daerah, untuk mendorong inovasi-inovasi baru di daerah untuk kemajuan bangsa dan negara.

“Pesan Presiden, lakukanlah sebuah terobosan baru untuk kemajuan di daerahmu. Buatlah inovasi-inovasi baru dengan sebuah lompatan sehingga kemajuan daerah bisa terdorong untuk membangun sebuah bangsa yang besar ini. Oleh karena itu, saya akan tetap bekerja dan melakukan inovasi-inovasi itu untuk kepentingan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.(SON-R1)

 

 

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya