oleh

Tidak Lagi Dibiayai DAK,19 Tenaga Pengaman BP KB di Flotim Berpotensi Diberhentikan?

-METRO-31 views

LARANTUKA, MN– Nasib ke-19 Tenaga Pengaman Balai Penyuluh (BP) Keluarga Berencana (KB) di Flores Timur bak telur di ujung tanduk!

Di Tahun Anggaran 2021, DAK non fisik yang bersarang ke induk kantor mereka, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Flores Timur  tidak lagi membiayai urusan mereka.

Dengan berat hati, demikian Kepala Dinas P2KBP3A, Sri Ardi Rahaju menanggapi penegasan Ignas Uran, anggota Banggar DPRD Flotim yang meminta pihak Dinas P2KBP3A untuk semaksimal mungkin menggunakan DAK Non Fisik di TA 2021 ini, termasuk dalam urusan pengupahan para pekerja  dinas di wilayah-wilayah.

“Soal tenaga pengaman Balai Penyuluh KB, yang sebelumnya dibiayai oleh DAK, di Tahun Anggaran 2021 ini,sudah tidak lagi ! Ada 19 orang. Walau sebagai tenaga pengaman Balai, namun bila ada kegiatan penyuluhan di masyarakat, mereka membantu juga. Dengan berat hati!’ ungkap Sri A. Rahaju mengisahkan kondisi DAK Non Fisik yang tidak lagi mengalokir urusan ke-19 tenaga pengaman balai penyuluh KB di TA 2021 itu.

Mendengar penjelasan Kadis P2KBP3A tersebut, Wakil Ketua DPRD, Yos Paron Kabon dan Rofin Kabelen meminta orang pertama lingkup Dinas P2KBP3A itu untuk memikirkan langka solutifnya.

”Tidak bisa selesai begitu saja dengan penjelasan ini,”  begitulah Yos PK dan Rofin Kabelen serta Robert Kreta yang sebelum mengetuk palu, kembali mengarahkan Sri Ardi Rahaju untuk membangun komunikasi dengan TPAD demi mendapatkan kuota APBD II agar ke-19 tenaga pengaman balai penyuluh KB tersebut terselamatkan!(GOE-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya