oleh

Tangkal Radikalisme, Ponpes Al Minhaj Al Islami Bogor Gelar Istigotsah Kebangsaan

-NASIONAL-49 views

BOGOR, MN- Puluhan Santri Mileneal Pondok Pesantren (Ponpes) Al Minhaj Al Islami, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Senin (21/12/2020) lalu, mengikuti kegiatan Istigotsah Ngaji Kebangsaan dan Deklarasi “Menangkal Radikalisme Bagi Generasi Muda Santri Milenial”.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh sejumlah Ulama dan Tokoh Agama di Wilayah Kabupaten Bogor antara lain, K.H. Abdullah Nawawi (Pimpinan Ponpes Al Minhaj Al Islami), K.H. Tubagus Nawawi Mahfud (Sesepuh Ponpes dan Tokoh Agama Kabupaten Bogor), Ust. Ahmad Husaini, Habib Helmi Alatas dan Ust. Mardi Zuhri.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka upaya penolakan terhadap Gerakan maupun Organisasi yang terafiliasi dengan Paham Radikalisme, Terorisme dan Ekstremisme yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Peraturan Perundang-Undangan.

Dalam kegiatan ini pula, dibacakan pernyataan sikap dan deklarasi oleh Para Ulama dan Santri yang dipimpin oleh Ust. Ahmad Husaini.

Istigotsah Untuk Indonesia Damai yang dipimpin oleh K.H. Abdullah Nawawi, diawali dengan Pembacaan Sholawat dan Doa kepada Rasulullah, Para Wali, Para Ulama serta mendoakan Keselamatan dan Persatuan Bangsa dan Negara agar selalu aman, sejahtera dan Penduduknya menjunjung tinggi Etika Akhlaqul Karimah.

Dalam pernyataan sikap, ada sebanyak 7 pernyataan sikap, diantaranya memegang teguh falsafah bangsa yakni Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, mempersiapkan diri membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, tolak organisasi yang berafiliasi dengan gerakan Radikalisme yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, tetapi menebarkan nilai-nilai Islam yang Ahli Sunnah Wal Jamaah Asya Arriyah Maturiddiyah Wannahdiyyah yang Rahmatan Lil Alamin.

Sementara itu, K.H. Tubagus Nawawi Mahfud dalam Ngaji Kebangsaan itu menegaskan agar para Ulama, Kyai dan Santri siap menjaga dan mengawal NKRI dan Pancasila.

Dia juga mengajak seluruh peserta yang hadir dalam kesempatan itu untuk mendoakan Negara, agar senantiasa diridhoi oleh Allah SWT, dan dijaga selalu persatuan dan kesatuannya.

“Islam adalah Ajaran Rahmatan Lil Alamin sehingga umat Islam wajib mengamalkan ajaran Agama Islam yang menjunjung tinggi kedamaian. Selain itu Umat Islam wajib menghormati keyakinan umat Minoritas yang ada di Indonesia. Mari kita doakan semoga Negara kita senantiasa subur, makmur, sejahtera dan diberikan keselamatan oleh Allah SWT,” pintanya.

Ust. Ahmad Husaini, dalam kesempatan itu pun menegaskan Islam di Indonesia adalah Islam yang damai, dan konsep Islam Nusantara adalah Islam yang sejati tidak ada perbedaan dengan konsep Islam sesungguhnya namun menyesuaikan dengan kondisi kebudayaan yang mampu diterima masyarakat Indonesia.

“Islam mengajarkan tentang Cinta Tanah Air termasuk di dalamnya Hak Untuk Hidup bagi Seluruh Manusia. Dalam Konteks Indonesia, seluruh Umat Manusia Warga Indonesia dari berbagai keyakinan memiliki Hak Untuk Hidup dan menjalankan Ajaran Agamanya. Mencintai dan Membela Tanah Air adalah bagian dari Fitrah manusia sama halnya dengan mencintai diri sendiri. Sehingga sudah sewajarnya dan seharusnya Umat Islam di Indonesia mencintai Tanah Air Indonesia dengan sepenuh hati,” tegasnya. (SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya