oleh

Sikka Dililit 11 Kasus Gantung Diri Selama 6 Bulan Terakhir, Ada Apa?

-HUKRIM-1.137 views

MAUMERE, MN – Sepanjang 6 bulan terakhir, masyarakat Kabupaten Sikka dihebohkan dengan kasus kematian dengan cara gantung diri yang menyebabkan korban tewas.

Kasus kematian dengan cara gantung diri tersebut terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Sikka dengan penyebab dan motif yang berbeda yakni, akibat tekanan ekonomi, depresi, stress akibat sakit yang berkepanjangan dan beberapa alasan lainnya.

Hal tersebut diakui  Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK melalui penyidik Polres Sikka, Aipda David Jeradu melalui telepon selularnya saat dihubungi Maumere News pada Rabu (17/07/19) sesaat setelah melakukan olah TKP atas kejadian gantung diri di Kecamatan Hewokloang.

David mengakui, dalam 6 bulan terakhir, terhitung dari Januari 2019 hingga pertengahan Juli 2019, terdapat 11 kasus kematian dengan cara gantung diri.

Kasus kematian gantung diri terakhir terjadi pada, Rabu (17/07/19) pukul 06.00 WITA yang menimpa, Dominika Dugo (70), warga Dusun Kloangaur, Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.

Kejadian tersebut, diduga akibat korban mengalami stress berat ketika mendapat kabar anak kandung korban atas nama Nikodemus Kleko yang merantau di Malaysia hilang tanpa kabar.

Dua hari sebelumnya, Utami Ningsih, ibu muda asal Hokor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka mengakhiri nyawa dengan menggunakan tali nilon. Utami ditemukan tak bernyawa oleh penghuni rumah pada tengah malam Minggu (14/07/19) kurang lebih pukul 00:30 WITA.

Itulah dua dari kesebelas kasus gantung diri yang terjadi dalam 6 bulan terakhir yang terjadi di Kabupaten Sikka. (ACQ-R2)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya