oleh

Selama 14 Hari Warga Sikka Perang Lawan Nyamuk

-METRO-414 views

MAUMERE, MN- Pemerintah Kabupaten Sikka mengintruksikan kepada segenap warga masyarakat Kabupaten Sikka untuk bergerak secara massal dan harus masif untuk mengatasi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Nian Tana Sikka. 

Wabah DBD sudah dinyatakan KLB dengan perpanjangan 4 kali KLB sudah merenggut 14 nyawa dari total 1.234 kasus.

Untuk memutuskan mata rantai perkembangbiakan nyamuk DBDBupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo,  mengeluarkan instruksi untuk kerja bhakti pembersihan lingkungan selama 14 hari berturut turut mulai Senin, 9/3/2020 hingga 24/3/2020 mendatang.

“Pemerintah sudah bekerja maksimal dan bekerja tanpa henti serta terus bekerja dgn keras untk penangangan dbd yg sudah mewabah. Langkah preventif dan promotif dan aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) adalah senjata ampuh untuk memberantas  DBD,” kata Bupati.

Dirinya juga menegaskan selama 14 hari pemerintah instruksikan kepada semua masyarakat tanpa kecuali untk gerakan PSN dan galakkan 4 M Plus secara masal dan masif.

Dengan ini, kata mantan Kiper SMAK Syuradikara Ende ini,  bisa memotong siklus penyebran DBD.

“Saya harap masyarakat jangan apatis untuk aksi bersih-bersih. Jangan buang sampah di selokan,  di jalan raya.  Buang sampah pada tempat sampah. Pemerintah Desa dan kelurahan harus bisa memotivasi warganya untuk tetap menjaga kebersihan rumah tinggal dan lingkungan sekitar,” pinta Bupati Sikka ke 10 ini.

Ia juga mengapresiasi warga masyarakat yang sudah mulai aktif bersih-bersih dan aksi bersih lingkungan harus dibudayakan terus agar lingkungan tetap terjaga.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Kesehatan dr. Syamsul menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sikka atas langkah strategis yang diambil oleh Bupati Sikka dengan fokus aksi PSN ini mulai pukul 07.00 hingga pukul 09.00 WITA selama 14 hari lamanya.

“Ini kerja cerdas yang perlu diapresiasi, karena dengan membersihkan lingkungan setidaknya bisa tanggulangi wabah DBD,” kata pejabat eselon I di Kementerian Kesehatan RI itu.

Pantauan wartawan, gerakan PSN sejak Senin hingga hari ke 4 hari ini, sepanjang jalan umum di Kota Maumere, di lorong-lorong dan di setiap rumah tangga sudah nampak ada perubahan besar, terkait dengan kebersihan lingkungan.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya