oleh

Saling Tebas di Kloangpopot Sikka, Ini Kronologisnya

-HUKRIM-3.556 views

MAUMERE, MN- Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, SIK, akhirnya memberikan keterangan persnya, 11 jam lamanya pasca kejadian saling tebas secara sadis di kampung Kakiwair antara Desa Wolomotong dan Desa Kloangpopot Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka, Senin (29/7/2019).

Dalam press release yang diterima Maumere News, Kapolres Rickson menyebutkan, kasus tersebut merupakan kasus kriminal murni yang berawal dari pengeroyokan hingga menyebabkan korban Firmus Nong Noni (38) meninggal dunia langsung di lokasi kejadian.

Menurut penjelasan Kapolres Rickson, Senin (29/7/2019) sekitar pukul 07.30 WITA, pelaku FA saat itu datang ke rumah korban. Namun karena tidak menemui korban, pelaku langsung mencari korban di beberapa lokasi.

Pelaku akhirnya menemukan korban di antara batas Desa Wolomotong dan Desa Kloangpopot, tepatnya di Kakiwair. Saat bertemu, korban dan pelaku serta 2 temannya langsung saling tebas. Korban akhirnya mengayunkan parangnya ke arah para pelaku dan mengenai perut salah satu pelaku berinisial FA.

Melihat kondisi temannya dibacok, kemudian para pelaku langsung membacok korban dengan menggunakan parang milik pelaku di bagian kepala, punggung, leher dan lengan tangan korban, hingga korban langsung meninggal dunia di TKP.

Kapolres dalam penjelasannya juga mengaku, untuk saat ini sebanyak 2 pelaku sudah diamankan di Polres Sikka, yakni SE dan JO. Bahkan, sebanyak 3 saksi telah dimintai keterangan dari pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut, Kapolres juga mengaku, pihaknya langsung melakukan tindakan kepolisian dengan mendatangi TKP, olah TKP melakukan pengumpulan bahan dan keterangan atas kejadian dan membawa pelaku An. FA ke RSUD. TC. HILLERS Maumere untuk mendapatkan perawatan medis.

Usai melakukan identifikasi terhadap jasab korban, polisi langsung membawa korban ke Puskesmas Habibola untuk dilakukan Visum.

Kapolres juga mengaku, sudah mendatangi rumah korban di di Araobat, Desa Kloangpopot, Kecamatan Doreng Sikka dan memberi santunan kepada istri almarhum. Saat ini, jenasah korban sudah dibawa dari Puskesmas Habibola ke rumah duka di kampung Araobat, Dusun Wualadu, Desa Kloangpopot, Kecamatan Bola Sikka, untuk selanjutnya dimakamkan. Sementara, ketiga pelaku saat ini mendekam di Hotel Perdeo milik Polres Sikka untuk proses lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui seperti apa motif pembacokan sadis tersebut, karena masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sikka.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya