oleh

PUPR dan DLH Diperintahkan Awasi Proyek Pagar Puskesmas Waigete

MAUMERE, MN- Usai melihat dari dekat progres pembangunan pagar Puskesmas Waigete yang ambruk diterjang banjir, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menegaskan agar proyek pagar tersebut pengawasannya langsung ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Hal tersebut menyusul hingga awal tahun anggaran ini, proyek pagar Puskesmas yang dikerjakan satu paket dengan pembangunan ruang rawat jalan senilai Rp. 4 miliar lebih itu belum selesai dikerjakan oleh pihak ketiga.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo saat meninjau progres pembangunan tersebut mengatakan, sidak seperti ini sangat bermanfaat untuk melihat dari dekat pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ketika di lapangan kita temukan ada yang masih keliru kita berupaya untuk perbaiki. Kita tidak selamanya duduk di balik meja dan mendengar laporan bawahan. Terkadang, laporan itu juga tidak sesuai dengan kondisi ril di lapangan. Untuk itu, sebagai Bupati, saya turun langsung dan mengambil solusinya seperti apa,” tegas Bupati.

Selain memberikan kesempatan kepada pihak ketiga untuk menyelesaikan progresnya, Bupati juga menugaskan kepada inspektorat melakukan kontrol terkait dengan pembangunannya.

“Memang tidaklah gampang mengelola satu kegiatan, karena butuh kerjasama semua pihak, sehingga target itu tercapai dan selesai tepat waktu. Saya juga sudah mengirim surat ke
5 perusahaan pengelola galian C di bantaran kali Waigete, sehingga mereka juga ikut bertanggungjawan, jangan sampai karena kepentingan mereka, rakyat menjadi korbannya,” tegas Bupati lagi.

Bupati menyebutkan, setelah dilakukan koordinasi, perusahaan-perusahaab tersebut sudah siap untuk antisipasi. Kita berharap agar apa yang dikerjakan yakni mengantisipasi banjir lagi di kawasan itu, progres pembangunan pagarnya cepat selesai dan pengawasan harus dilaksanakan lebih optimal lagi,” imbuh Bupati lagi.

Dia lebih lanjut dengan tegas mengatakan, pekerjaan proyek yang tidak prosedural dan tetap dibongkar, karena semua kita menginginkan sebuah proses yang benar, ini uang rakyat yang mesti diarahkan untuk kepentingan rakyat. Puskesmas ini sangat dibutuhkan nasyarakat,” kata Mantan Camat Nele ini lagi.

Ditambahkan, pekerjaan antisipasi banjir ini rumit. Untuk itu, dirinya sangat berharap agar semua masyarakat harus bersabar.

“Mohon dukungan seluruh masyarakat, agar penanganan pasca banjir ini benar-benar terlaksana dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya