oleh

Proyek Mangkrak, Obor Mas Tidak Alami Kerugian

-SOSBUD-1.246 views

MAUMERE, MN – Proyek perumahan Koperasi Kredit Obor Mas yang terletak di Dusun Bolawolon, Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka yang dibangun diatas tanah seluas 59,850 M2 , yang dikerjakan oleh PT. Thanarama Tritunggal mengalami mangkrak karena pihak developer tidak mampu menyelesaikan pengerjaannya sesuai waktu yang telah disepakati bersama dengan pihak Obor Mas.

Oleh karena itu, pada tanggal 06 Juli 2017, Kopdit Obor Mas melakukan pemutusan hubungan kerja dengan PT. Thanarama Tritungal sebagai developer dengan alasan wanprestasi yang sebelumnya pada tanggal 31 Maret 2015 telah dilakukan amandemen dan addendum perjanjian kerjasama dimaksud.

Hal tersebut disampaikan Buyung de Crasano saat melakukan konferensi pers tentang penjelasan umum pembangunan perumahan anggota Obor Mas di hadapan awak media, pengurus, pengawas, manajemen, kuasa hukum, Romanus Woga selaku tokoh koperasi NTT dan beberapa anggota Obor Mas di Lantai 2 gedung Obor Mas pada Senin (05/08/19) pukul 17.00 Wita.

Buyung dengan tegas mengatakan, Obor Mas hanya menyiapkan lahan, sedangkan PT. Thanarama Tritunggal selaku developer menyiapkan dana sendiri.

Pernyataan ini membantah beberapa informasi yang beredar dikalangan anggota bahwa Obor Mas mengucurkan dana sebesar 13 M kepada pihak developer.

“Dari hasil kesepakatan itu Obor Mas hanya siapkan lahan dan developer yang siapkan dananya. Pola yang kita bangun adalah pola developer. Jadi saat mereka dinyatakan wanprestasi, kami ambil kembali sertifikat tanah Obor Mas itu,” ungkap Buyung sambil menunjukan bukti kepemilikan lahan di Tana Duen tersebut.

Buyung menambahkan, saat ini Obor Mas telah melakukan pemutusan hubungan kerja dengan pihak PT. Thanarama Tritunggal dengan alasan wanpretasi pada 06 Juli 2017 yang sebelumnya pada tanggal 31 Maret 2015 telah dilakukan amandemen dan addendum kerjasama dimaksud.

Sementara itu, Konstantinus Pati Sanga, salah satu pengawas Obor Mas mengatakan, Obor Mas tidak melakukan investasi pada PT. Thanarama Tritunggal. Hal tersebut dapat dilihat pada neraca Kopdit Obor Mas yang termuat pada buku RAT.

Pada kesimpulan akhir yang disampaikan oleh Andreas Mbete selaku Ketua Pengawas Kopdit Obor Mas menegaskan, pembangunan perumahan Obor Mas tersebut sudah melalui prosedur dan mekanisme yang benar sesuai dengan AD/ART dan keputusan RAT Kopdit Obor Mas.

Andreas Mbete kembali menegaskan bahwa, Obor Mas tidak menginvestasikan uangnya dalam kegiatan pembangunan perumahan tersebut karena dalam perjanjian tersebut digunakan pola developer.

Andreas Mbete menambahkan, Kopdit Obor Mas berencana akan membentuk PT. Kopdit Obor Mas yang salah satu unit usahanya bergerak di usaha developer yang nantinya akan melanjutkan proyek perumahan tersebut yang akan dibahas dalam RAT. (ACQ-R2)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya