oleh

Pesta di Maumere Ganggu Kenyamanan Warga, Polisi Mulai Turun Tangan

-SOSBUD-1.573 views

MAUMERE, MN – Aktifitas pesta pora yang dilakukan oleh sebagian besar warga Kota Maumere beberapa pekan terakhir nampaknya sudah mulai mengganggu kenyamanan warga.

Pasalnya, kerasnya bunyi-bunyian musik serta beberapa oknum warga yang tengah dipengaruhi minuman keras (miras) menyebabkan kondisi kamtibmas disejumlah wilayah mulai terusik.

Melihat kondisi tersebut, beberapa Bhabinkamtibmas dari Polsek Alok menyambangi beberapa warga di wilayah hukum Polsek Alok guna menertibkan warga yang hendak mengadakan pesta.

Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK melalui Kapolsek Alok, Iptu Yohanes E.R Balla, SE mengungkapkan dalam giat tersebut, Bhabinkamtibmas menghimbau agar warga yang hendak mengadakakan pesta segera mengurus Surat Ijin Keramaian, wajib mentaati semua ketentuan yang tertuang didalam ijin keramaian, senantiasa saling menghargai dan saling toleransi dalam bermasyarakat dengan tidak membunyikan musik dengan suara keras, sehingga mengganggu warga lain yang sedang istirahat dimana pada acara nikah dibatasi sampai pukul 22.00  WITA tuan rumah tidak diperkenankan menyediakan alkohol atau mengkonsumsi miras secara berlebihan sehingga tidak mengontrol emosi yang akan menimbulkan permasalahan yang akan berdampak pada masalah hukum.

Kapolsek Alok, Iptu Yohanes E.R Balla, SE kepada Maumere News melalui telepon genggamnya mengatakan, Polres Sikka melalui Bhabinkamtibmas Polsek Alok menghimbau warga masyarakat agar acara pesta dibatasi sampai pada pukul  00.00 WITA karena bisa menggangu tetangga yang sedang beristirahat.

Iptu Yohanes E.R Balla, SE menambahkan, bahkan salah satu romo (imam katolik) telah menyurati Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian beberapa waktu lalu terkait pesta di Kabupaten Sikka yang suara musiknya telah mengganggu kenyamanan warga. (ACQ-R2)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya