oleh

Perkuliahan Tatap Muka Tahun 2021 sebaiknya Ditunda

-OPINI-125 views

Oleh : Della Yonastrie

Diketahui dari berita yang beredar melalui sosial media bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan kuliah tatap muka pada tahun 2021. Dikarenakan sistuasi yang sudah membaik maka perkuliahaan tatap muka akan berlangsung kembali.

Perkuliahaan tatap muka di bulan Januari 2021, dengan adanya Covid-19 yang masih merajalela di berbagai daerah di Indonesia penulis merasa bahwa untuk kuliah tatap muka tidak perlu dilakukan sebelum pandemi covid-19 ini berakhir. Menurut penulis, mahasiwa/i yang berasal dari 34 provinsi yang akan berkumpul di satu tempat penulis mengkhawatirkan bila penyebaran virus corona bisa dibawa atau disebarkan dari mereka yang datang dari luar kota. Selama mereka melakukan perjalanan  menuju kota tujuan Perkuliahan Kita tidak tahu apakan mereka bersih dari virus corona atau tidak.

Hal ini sangat mengkhawatirkan jika kita berkumpul dalam satu ruangan dengan orang-orang yang entah darimana itu datangnya. Dan lagipula ketika mereka sampai dari daerah asal mereka kita tidak tahu mereka bertemu siapa, yang bisa jadi mereka bertemu dengan orang yang membawa virus corona lalu bertemu dengan kita. Walaupun pemberlakuan sistem social distancing di area kampus itu juga tidak menutup kemungkinan kita terpapar dari virus covid-19 dari teman-teman kita sendiri. Terlebih lagi banyak orang-orang di sekitar yang tidak peduli dengan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

Saat ini juga kota- kota di Indonesia masih ada yang berada dalam zona yang memiliki angka tinggi penyebaran covid-19. Orang tua penulis khawatir bila penulis melakukan perjalanan menuju Kota tempat perkuliahaan berlangsung resiko terpapar virus ini. Terlebih lagi penulis berasal dari kota yang minim kasus virus Covid-19 merasa khawatir jika melakukan perjalanan jauh.

Dalam segi menjaga kesehatan selama perkuliahaan berlangsung nanti terutama mahasiswa/i yang tinggal di kost/rumah sewa. Untuk menjaga kesehatan diri itu sangat sulit, dalam kegiatan sehari-hari penulis harus keluar untuk membeli persediaan makanan di luar yang kebersihannya tidak bisa di jamin. Untuk menjaga tubuh dan meningkatkan imunitas tubuh kita harus mengkonsumsi makanan yang bersih yang sehat.

Untuk menjaga imunitas tubuh kita selama pandemi ini ketika kita berada luar rumah, penulis menyatakan hal ini sangat sulit karena kita tidak bisa menghindari interaksi sosial. Terlebih lagi, masih banyak diantara teman-teman kita yang meremehkan virus corona tersebut. Penulis berharap teman-teman lebih waspada terhadap virus corona yang sedang merajalela di sekitar kita.

Menurut berita yang beredar di media sosial, vaksin terhadap virus corona telah sampai ke indonesia. Namun, belum diketahui kapan vaksin itu akan disebarluaskan kepada masyarakat Indonesia. Kefektifitasan vaksin tersebut saja sampai saat ini masih di uji coba terhadap beberapa pasien.

Apalagi sekarang Kota- kota yang memasuki Zona Merah yang artinya penyebarluasan virus corona masih rentan terhadap diri kita. Apalagi jika mahasiswa/i datang untuk kuliah tatap muka dan kita datang dari berbagai kota yang ada di Indonesia dikhawatirkan jika diri kita sendirilah yang membawa virus corona tersebut ke orang-orang di sekitar kita.

Penulis merasa bahwa kuliah tatap muka yang akan diadakan pada bulan Januari 2021 mendatang bisa mengakibatkan penyebaran virus corona di lingkungan sekitar. Walaupun kuliah online tidak efektif dibandingkan kuliah tatap muka, maka dalam hal ini penulis merasa bahwa kesehatan dan menjaga kesehatan di lingkungan sekitar jauh lebih penting.

Untuk memutuskan rantai virus corona kita jangan lupa untuk menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dimanapun kita berada untuk menjaga diri kita sendiri dan untuk menjaga orang-orang terdekat kita.***

 

Penulis adalah Mahasiswi Digital PR Telkom University

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya