oleh

Pengrajin Bambu Sikka, Baba Jacob: Jangan Sampai Dunia Kuasai Kita, tapi Kita yang Harus Kuasai Dunia

-EKBIS-203 views

MAUMERE, MN- Baba Jacob adalah salah seorang pengrajin bambu asal Kabupaten Sikka, yang dikirim oleh pemerintah Kabupaten Sikka untuk belajar kerajinan bambu di Bali, tahun 1994 silam.

Meski usianya saat ini telah 65 tahun, namun, semangatnya terus membara untuk mengembangkan usaha produktif meubel dari bahan dasar bambu.

“Tahun 1994 lalu, saat itu masih masa kepemimpinan Alm. Alex Idong, kami diutus oleh pemerintah untuk belajar kerajinan bambu di Bali. Kurang lebih 3 bulan lamanya, kami belajar di sana. Dan banyak yang kami pelajari, sampai saya pulang dan langsung membuka usaha meubel dari bambu,” kisahnya saat ditemui Maumere News, di kediamannya, Jumat (23/10/2020).

Dengan pengalaman itu, sejumlah kelompok pun dibentuknya, termasuk membuat pelatihan bagi warga di kawasan Lio, khususnya di Feondari. Ketekunannya mengolah bambu menjadi meja, kursi, lemari dan sejumlah perabot rumah tangga lainnya, menghantarkan dia sampai ke Labuan Bajo untuk mengajar warga di sana.

“Potensi bambu di Kabupaten Sikka ini cukup banyak. Jangan kita biarkan dunia menguasai kita, tetapi kitalah yang harus menguasai dunia. Untuk itu, mari kita memanfaatkan potensi yang kita punya, dari pada kita beli kursi plastik, atau sofa dari luar daerah, sebaiknya kita gunakan bahan lokal kita, mungkin saja lebih berkualitas,” ujarnya.

Dia mengatakan, membuat meubel dengan bahan dasar bambu memang agak rumit, karena bambu sangat sensitif, mudah pecah.

“Untuk itu, dalam pengerjaan meubel berbahan dasar bambu ini, setiap pengrajin harus mengerjakannya dengan hati, jangan pake urat,” tuturnya.

Meski usianya telah lanjut, namun dirinya mengaku, siap membantu masyarakat di Kabupaten Sikka untuk mengembangkan usaha produktif ini.

“Saya sangat berterimakasi pada Bapak Alm. Alex Idong yang telah mengirim saya untuk ikut pelatihan demi kemajuan Nian Tana Sikka. Untuk itu, di sisa-sisa masa hidupnya, dirinya ingin berbagi pengalamannya kepada masyarakat Kabupaten Sikka yang membutuhkannya,” pungkasnya.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya