oleh

Pengembangan Kreasi Seni di SDI Hoba Sikka Terhambat Fasilitas

-DIKKES-521 views

MAUMERE, MN- Pengembangan seni dan budaya sejak dini, merupakan salah satu upaya melestarikan adat dan budaya setempat guna mendorong pengembangan pariwisata daerah. Pengembangan yang dilaksanakan di sekolah dasar (SD) selama ini, masih sebatas upaya mandiri pihak sekolah, dengan memanfaatkan ketersediaan dana yang ada dari dana BOS. 

Salah satu SD di wilayah Kabupaten Sikka, yakni SD Inpres Hoba Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, terus mengupayakan pengembangan kreatifitas siswa di sekolah tersebut. Namun, pengembangan tersebut masih terbentur dengan ketersediaan anggaran yang dimiliki oleh sekolah.

Kepala SDI Hoba, Kristina S.Pd, SD yang dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019) mengaku, jika saat ini pihaknya terus bergerak melakukan pengembangan seni dan budaya di sekolahnya.

“Banyak anak yang setelah kita lakukan latihan secara intens, mereka memiliki kemampuan yang luar biasa. Pengembangan itu tentunya harus ditunjangi dengan  ketersedian sarana dan prasarana yang memadai. Yang selama ini kita gunakan adalah alat-alat sederhana saja, seperti pengembangan seni tari. Begitu pula pengembangan seni lukis, mereka memiliki bakat alamiah, namun itu tadi masih terbentur dengan fasilitas,” ujarnya.

Dalam keterangannya, dia pun sangat berharap kepada para pengambil kebijakan di daerah ini, agar bisa memikirkan bagaimana terobosan yang mestinya dilakukan, sehingga pengembangan seni dan budaya yang dilakukan oleh seluruh SD di wilayah Sikka ini, dapat berkembang baik dalam melestarikan budaya daerah dan menyiapkan mereka sebagai subyek dalam pembangunan di bidang pariwisata pada masa yang akan datang.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya