oleh

Pengawasan Karantina, Satpol PP, TNI dan POLRI Siaga di Dua Titik

-METRO-340 views

MAUMERE, MN- Pengawasan terhadap ratusan eks penumpang KM Lambelu yang harus dikarantina mandiri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Sikka, terus melakukan pengawasan rutin di dua titik.

Pengawasan ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama TNI dan POLRI di wilayah itu.

Dua titik yang terus diawasi selama 1 x 24 jam tersebut, yakni di Sikka Convetion Centre (SCC) dan di rumah jabatan (Rujab) Bupati Sikka.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sikka, Adeodatus Buang Da Cunha, kepada Maumere News, menyebutkan, pengawasan ketat terhadap ratusan eks penumpang KM Lambelu ini sebagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 di Kabupaten Sikka.

Sekedar diketahui, kebijakan karantina khusus yang dilakukan oleh pemerintah daerah, menyusul terpaparnya 3 ABK KM Lambelu yang diduga positif covid 19.

“Kami melakukan pengawasan rutin ini sebagai langkah untuk mengantisipasi penyebarannya. Kita memberlakukan pengawasan ketat, layaknya di asrama prajurit. Namun, mereka kita perlakukan secara baik. Artinya, segala sesuatu harus dilakukan sesuai dengan protapnya, tidak sembarang orang masuk keluar di lokasi karantina ini,” tegasnya.

Rutinitas setiap harinya, secara teknis sudah dilakukan sejak hari pertama masa karantina.

 

“Memang pengawasan itu dilakukan dengan tetap memperhatikan prosedurnya. Namun, mestinya didukung pula oleh kehadiran tenaga kesehatan. Hingga saat ini, belum ada tenaga kesehatan yang bisa melakukan kontrol terhadap mereka. Untuk itu, kami sangat berharap agar Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dapat mengambil langkah,” tegasnya.

Disinggung soal pelaksanaan rapid test terhadap eks penumpang KM Lambelu, kata dia, memang itu mestinya harus dilakukan, sehingga bisa diketahui terpapar atau tidaknya mereka.

“Namun kita tetap menunggu perintah dari atas. Kami tetap siap melaksanakan pengamanan dan pengawasan lokasi karantina ini. Semoga warga Kabupaten Sikka pun tidak menghakimi mereka, tetapi tetap waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan dari covid 19 di lokasi karantina ini,” pungkasnya.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya