oleh

Pemkab Sikka Perketat Arus Mudik Natal dan Tahun Baru

-METRO-128 views

MAUMERE, MN– Jelang Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, kondisi Kabupaten Sikka agak sedikit berbeda, dimana Indonesia secara umum dan Sikka lebih khususnya, sementara menghadapi situasi pandemi Covid-19 dan juga adanya arus mudik nantinya baik melalui darat, laut dan udara. Sehingga perlu dilakukan ekstra strategi maupun perhatian yang lebih.

Hal itu dikatakan, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama Forkompinda, dalam rangka Pengamanan Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Kabupaten Sikka, yang bertempat di Aula Polres Sikka, pada Rabu (16/12/2020).

“Jangan anggap ini biasa-biasa saja. Ini kegiatan besar akhir tahun, kelihatannya sepele, tapi kita harus mengamankannya dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ia mengatakan, penanganan Covid-19 akan menjadi hal yang utama di dalam operasi pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, sehingga Ia meminta kepada PT. Pelni Cabang Maumere dan Dinas Perhubungan, harus mempunyai manifesto agar bisa mengetahui jumlah tamu yang akan memasuki wilayah Kabupaten Sikka nantinya. Dan, lanjutnya, harus bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka (Dinas Kesehatan).

“Kita tidak mau perayaan Natal dan Tahun Baru ini semuanya berjalan lancar tapi Covid-19 meningkat. Itu catatan penting,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, selain menghadapi situasi pandemi Covid-19 dan arus mudik nantinya, Kabupaten Sikka juga akan mengalami musim pancaroba. Menurutnya, informasi yang diterima pihaknya dari Badan Meteorologi, Krimatologi dan Geofisika (BMGK) menyebutkan bahwa akan terjadi Badai La Nina, dimana curah hujannya akan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Sehingga, Ia juga meminta pihak Basarnas Maumere dan BPBD Sikka juga harus mampu mengantisipasi dan memperhatikan tempat-tempat ibadah di Kabupaten Sikka yang rawan akan longsor. Karena, lanjutnya, diperkirakan curah hujan semakin banyak meningkat sekitar tanggal 21 Desember 2020 sesuai perkiraan dari BMKG.

“Persoalan semakin hari, semakin kompleks. Sehingga mari bekerja bersama untuk membantu pengamanan Natal dan Tahun Baru ini, agar lebih efektif dan lebih produktif,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, S.I.K, M.H menghimbau kepada semua instansi yang berada dalam lingkup Pemda Sikka, agar harus memperhatikan dan mengecek semua personil yang akan bergabung dengan pihak TNI-Polri ketika dalam proses pengamanan Natal dan Tahun Baru nantinya.

“Yang harus kita lakukan bersama yakni harus cek semua personil dari semua intansi. Dan personil yang disiapkan harus, alangkah baik di cek dulu kesehatannya. Jangan kita tempatkan personil untuk perayaan Natal dan Tahun Baru di semua pos-pos pengamanan tapi mengalami penyakit bawaan. Nanti kita mau menangani tamu yang datang lebih, kita lebih berisiko daripada yang datang,” sebutnya.

Ia menjelaskan, kegiatan pengamanan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 sekaligus penegakan protokoler kesehatan Covid-19. Sehingga, pihaknya berharap Pemda Sikka bisa memberikan himbauan kepada semua warga Kabupaten Sikka agar tidak membuat pawai, konser atau hal lainnya yang mengumpulkan banyak orang demi menjaga penularan Covid-19.

“Mari kita laksanakan semua ini dengan ikhlas sebagai tugas negara,” pungkasnya.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya