oleh

Pemkab Sikka Ijinkan Dua Kapal Milik PT Pelni Berlabuh di Lorens Say Maumere

-EKBIS-533 views

MAUMERE, MN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka akhirnya memberikan izin Dua kapal milik PT PELNI, bersandar di Pelabuhan Laut Lorens Say Maumere.

Dua kapal tersebut adalah KM Lambelu yang rencananya akan masuk pada 6 September 2020 dan KM Umsini yang diperkirakan sesuai jadwal akan berlabuh pada 10 September 2020 mendatang.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo menyampaikan hal itu dalam sambutannya ketika melaunching bantuan beasiswa bagi 896 mahasiswa berprestasi, di Sikka Conversation Centre, Jalan Ahmad Yani Maumere, Kamis, (26/08/2020).

Di hadapan Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga didampingi Wakil Ketua DPRD kabupaten Sikka, Yosef Karmianto Eri, S. S. Fil dan Pj. Sekda Kabupaten Sikka, Wilhelmus Sirilus, S. Sos, M. Si serta Forkopimda Kabupaten Sikka, dan penerima bantuan beasiswa, Bupati Sikka yang akrab dengan sapaan Robi Idong, lebih tegas mengatakan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Sikka akan memperketat pengawasan penumpang yang datang dan penumpang yang akan berangkat keluar wilayah Kabupaten Sikka.

“Tentunya Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka akan tetap siaga dan ketat dalam melakukan screening langsung di Pelabuhan Lorens say Maumere pada setiap kedatangan kapal,” tegas Bupati Robi Idong.

Bupati Robi Idong mengingatkan kepada PT PElNI agar tetap patuh dan taat pada protokol kesehatan, dan satgas COVID-19 Kabupaten Sikka akan tetap melakukan pengawasan di tempat penjualan tiket dan di tempat pemeriksaan tiket, khusus penumpang yang akan berangkat.

Sedangkan penumpang yang akan turun di pelabuhan akan lebih ketat pemeriksaan dan pengawasan terutama dokumen hasil pemeriksaan kesehatan dan alamat, RT, RW, Dusun, Desa dan Kecamatan yang menjadi tujuan penumpang.

“Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka akan memastikan setiap pelaku perjalanan dari luar daerah wajib melakukan karantina mandiri selama 10 hari sesuai aturan WHO terbaru,” katanya sembari mengajak semua masyarakat harus tetap waspada dan selalu taat pada protokol kesehatan. Dengan itu, maka  kampung kita tetap terjaga dan kita pastikan Desa kita aman dan bebas dari COVID-19.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya