oleh

Pemkab Sikka Berencana Ambil Alih Aset Miliraan Rupiah Milik Eks PNPM

-SOSBUD-1.149 views

MAUMERE, MN – Pemerintah Kabupaten Sikka telah menginstruksikan kepada Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa untuk mendata ulang semua asset milik eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di wilayah Kabupaten Sikka berupa aset bergerak dan tak bergerak berupa dana dana guliran yang dikelola oleh Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) di Kecamatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD), Robert Ray saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (29/05/19) mengatakan, pendataan ulang aset PNPM tersebut terkait rencana Pemerintah Daerah tentang Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama sesuai dengan ketentuan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Sesuai amanat tersebut, Robert Ray mengatakan, pembentukan BUMDes bersama berbasis potensi desa kemungkinan akan dilakukan antar beberapa desa.

Robert Ray mengakui, sejak berakhirnya PNPM pada tahun 2016 silam, pihaknya telah melakukan identifikasi aset PNPM tersebut tetapi baru sebatas aset tak bergerak. Aset yang berupa dana guliran yang dikelola UPK belum didata.

“Ada beberapa UPK yang sedang berjalan, tetapi ada yang tidak sama sekali.Maka dari itu sejak tahun 2018, rekening UPK PNPM kita blokir karena kita tidak mau aset PNPM itu lenyap,” ungkapnya.

Dia menambahkan, selama ini aset eks PNPM belum tercatat didalam APBDes. Padahal semua aset tersebut milik pemerintah desa.

“Kalau kita lakukan identifikasi, maka bisa saja diklaim sebagai aset pribadi atau golongan,” tambahnya.

Disinggung mengenai potensi pengklaiman aset dana guliran PNPM oleh orang perorangan, Robert Ray enggan berkomentar. Meski demikian, dia menyebut ada potensi itu.

“Ada informasi kalau ada pengurus UPK memungut dana guliran PNPM dari masyarakat tetapi tidak disetor ke rekening UPK, tetapi ke rekening pengurus,” kata Robert Ray. (TIM-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya