oleh

Pemda Sikka Siap Kirim 180 Mahasiswa

-DIKKES-1.692 views

MAUMERE, MN- Penolakan Program Dana Adat Pendidikan (DAP) oleh DPRD Sikka, tidak membuat Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo kehabisan akal untuk membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sikka.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian RI untuk memberikan kesempatan bagi putra-putri Kabupaten Sikka melanjutkan studi bidang pertanian. Kita tahun ini mendapatkan kuota sebanyak 180 mahasiswa ke perguruan tinggi di dalam negeri dan 1 calon mahasiswa untuk belajar di luar negeri,” ujar Bupati Roby Idong di sela-sela acara peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2019 di SMAS Katolik St. Jhon Paul II Maumere, (26/04/19).

Orang Nomor Satu di Kabupaten ini pun mengatakan, untuk 180 mahasiswa asal Sikka akan melanjutkan studi pada 2 perguruan tinggi atas kerjasama dengan pemerintah daerah yakni, IPB Bandung dan Universitas Brawijaya Malang.

“Untuk penandatanganan memorandum of understanding akan kita laksanakan pada 7 Mei 2019 mendatang. Kita berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh putra putri asli Sikka,” harapnya.

Bupati dalam kesempatan itu, menyebutkan, selain 180 mahasiswa pertanian, tetapi juga mendapatkan kesempatan 5 mahasiswa untuk mendaftarkan diri secara online pada perguruan tinggi Perhubungan Darat.

“Lima orang ini terdiri dari 3 orang untuk program D IV Perhubungan Darat dan 2 orang untuk D III Perhubungan Darat,” jelas Roby.

Pemerintah Kabupaten Sikka juga bertekad untuk melakukan pendekatan kepada beberapa lembaga pendidikan kedinasan seperti Akademi militer, Akademi Kepolisian, Hakim dan Jaksa.

“Harapannya, 10-20 tahun ke depan ada jenderal dari Maumere. Ada juga Hakim dan Jaksa dari Maumere,” tegas Bupati Roby (ACQ/TAM-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya