oleh

Pasar Pagi Terbatas Ditutup, Penjual Mengeluh

-SOSBUD-995 views

MAUMERE, MN – Aktifitas pasar pagi terbatas di TPI Alok, Kelurahan Beru terlihat masih terus berlangsung pasca penutupan yang ditetapkan oleh Bupati Sikka melalui Pengumuman Bupati Sikka Nomor Ek. 500/72/VI/2019 yang ditujukan kepada para pengguna dan pengunjung pasar pagi terbatas.

Pasalnya, beberapa pedagang ikan dan penjual jajanan dan beberapa penjual lainnya masih terus berjualan di lokasi TPI Alok.

Pantauan Maumere News di TPI Alok pada Senin (01/07/2019), tampak aktifitas jual beli terus berlangsung hingga pukul 09.30 WITA.

Menurut keterangan beberapa pedagang ikan kepada Maumere News, penutupan pasar pagi terbatas tersebut sangat merugikan mereka karena rencananya mereka akan direlokasikan ke Pasar Alok dan Pasar Tingkat namun sepinya Pasar Alok, membuat beberapa pedagang tersebut enggan beranjak dari lokasi TPI Alok.

Rudi, salah satu pengguna Pasar Pagi Terbatas kepada Maumere News mengaku, dirinya akan tetap berjualan di tempat tersebut karena menurtnya lebih ramai dan jangkauan untuk para pengunjung lebih cepat.

“Disini lebih ramai dan cepat laku. Pembeli lebih senang beli disini karena jaraknya ditengah kota dan cepat. Kalau di Pasar Alok itu terlalu jauh dan sepi. Tapi, kalau semua dipindahkan, saya juga akan pindah. Sekarang ini ada yang mau pindah ada yang tidak mau. Pemerintah tolonglah mengerti dengan kami yang cari uang untuk makan setiap hari,” tutur Rudi.

Lain lagi dengan Siti, penjual Jamu keliling. Siti mengaku, lebih senang berjualan di PPI.

“Saya lebih senang disini karna ramai. Biasanya jam begini sudah habis jamunya. Kalau di Pasar Alok itu jauh dan tidak ada pembeli. Saya dulu jualan disana. Karena sepi makanya saya pindah kesini,” aku Siti.

Senda dengan Rudi, Fendy , salah satu pedagang ikan mengeluhkan sepinya pembeli di Pasar Alok.

“Saya pernah jualan disana. Disana sepi makanya kami lari kesini. Sudah aman disini malah disuruh pindah lagi kesana. Kami masyarakat kecil hanya mau cari makan, tolong Pemerintah komitmen dengan kebijakannya,” keluh Fendy. (ACQ-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya