oleh

Para Camat Diharapkan Bisa Petakan Daerah Rawan Bencana

MAUMERE, MN- Kabupaten Sikka merupakan salah satu daerah rawan bencana. Untuk itu, diharapkan para camat bisa dapat melakukan pemetaan daerah rawan bencana di daerahnya masing-masing.

Hal ini disampaikan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, usai memantau dari dekat dampak gelombang pasang yang melanda wilayah Nangahaledoi Desa Wairblaler Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka, Minggu (5/1/2020).

“Penanganan bencana itu tidak harus dilakukan tunggu bencana datang baru dilakukan antisipasi, tetapi harus dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Seperti yang terjadi di Waigete, kita harus melakukan berbagai cara untuk mengantisipasinya agar jangan sampai terulang kembali. Penatanaan wilayah itu, sebenarnya para camat yang mestinya harus lebih mengetahuinya. Kalau camatnya hanya duduk di kantor dan menunggu terima laporan, maka ketika bencana datang, rakyat sudah pada meninggal semua, barulah lakukan tanggap darurat,” tegas Bupati.

Dikatakan, bencana itu datang tiba-tiba, tidak memberikan informasi awalnya. Untuk itu, tindakan antisipatif perlu dilakukan.

“Sebagai pimpinan wilayah, dia sebenarnya harus tahu. Kalau tidak tahu, berarti dia tidak pernah turun ke rakyatnya untuk melihat apa yang dialami rakyatnya. Jadi sebagai pemimpin harus bisa menganalisa yang namanya SWAT. Kalau tidak, maka kita harus mengucurkan dana yang lebih besar lagi, bahkan kita juga kehilangan banyak korban. Antisipasi itu penting dilakukan, mencegah lebih baik dari pada setelah kejadian barulah kita melakukan berbagai upaya,” ujar Bupati lagi.

Terkait dengan pemetaan wilayah rawan bencana, Bupati Idong, sapaan akrabnya, sangat berharap agar adanya saling koordinasi antara kepala desa, camat, serta instansi teknis terkait dalam hal ini, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, termasuk juga dengan Dinas Kehutanan Provinsi sebagai bentuk koordinasi.

“Jika ini kita lakukan secara bersama, bertahap dan periodik, maka kita bisa meminimalisir dampak bencana alam seperti yang kita hadapi saat ini,” pungkasnya.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya