oleh

Meski Tanpa Dukungan Desa, Karang Taruna dan Warga Waiara Sikka Gotong Royong Bangun MCK

-EKBIS-19 views

MAUMERE, MN- Karang Taruna Harapan Jaya (KTHJ) Desa Waiara dan warga di desa tersebut, secara bergotong royong membangun sanitasi lingkungan sarana mandi cuci kakus (MCK).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Wolombue, Dusun Wair Werut, Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur.

Ketua Umum Karang Taruna Harapan Jaya (KTHJ) Desa Waiara, Flavianus Flavi dalam keterangannya mengatakan, pembangunan MCK ini telah dicanangkan atas inisiatif masyarakat sendiri dan untuk kepentingan bersama.

“Tujuannya agar suasana desa tampak asri, bersih dan sehat. Dengan adanya MCK umum di pemukiman warga, diharapkan mempermudah masyarakat dalam pemenuhan hak-hak dasar mereka yaitu seperti mandi, cuci dan buang air. Tentu ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, apalagi pembangunan MCK ini merupakan inisiatif dari masyarakat sendiri. Dengan demikian, diharapkan warga tahu kebutuhan dan manfaat dari adanya Mck ini,” jelasnya.

Kehadiran Karang Taruna di Desa Waiara, lanjut dia, untuk membantu kebutuhan-kebutuhan sosial masyarakat, ini merupakan salah satu dari tugas Karang Taruna.

Dia pun sangat berharap agar pihak kedua dapat memberikan bantuan alat dan bahan guna untuk memperlancar proses pembangunan MCK tersebut.

Hal senada, Sekretaris Karang Taruna Harapan Jaya, Mamun Bahri menjelaskan, pembangunan MCK ini tanpa dukungan dari pemerintahan desa, sehingga ini dilaksanakan dengan inisiatif sendiri.

“Banyak warga pun ikut memberikan sumbangan, namun hal itu belum mencukupi kebutuhan pembangunan ini. Setiap KK di RT 10 dan 11, telah menyumbang sebanyak 60 ribu per KK, namun itu juga masih harus ditambah lagi, agar pembangunan MCK ini bias selesai,” ujarnya.

Rinto, salah seorang pemuda di Desa Waiara mengatakan, pembangunan MCK umum ini merupakan salah satu fasilitas umum yang digunakan bersama untuk keperluan mandi, mencuci dan buang air oleh beberapa keluarga di lokasi pemukiman warga.

“Kami sangat menyayangkan karena pemerintah desa tidak ikut terlibat dalam program pembangunan ini. Padahal ini untuk kepentingan desa, dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Pemerintah desa seharusnya hadir untuk memberikan dukungan. Bahkan BPD di Desa Waiara pun diam dan seakan-akan masa bodoh dengan apa yang di kerjakan oleh masyarakat Wolombue Desa Waiara,” pungkasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya