oleh

Memanas: Kamis Dini Hari, Bupati Sikka Akhirnya Temui Warga Lela

-HUKRIM-1.999 views

MAUMERE, MN- Aksi protes warga Desa Lela atas kepemimpinan Kepala Desa Lela Kecamatan Lela Kabupaten Sikka, Fransiskus Frederikh Baba Djoedie, memanas.

Warga sempat mendatangi Kantor Camat Lela, sekitar pukul 01.00 WITA Kamis (21/5/2020) dini hari.

Ratusan warga tersebut terus mendesak agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan di Desa mereka. Mereka melakukan aksi demo damai dan mosi tidak percaya kepada kepala desa mereka.

Sekitar pukul 05.00 WITA, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, akhirnya menemui lagi warga di Kantor Camat Lela.

Hadir dalam kesempatan itu, Camat Lela, Yosefus Yance Padeng,S.H, Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka, Very Alwales Sukur, Kapolsek Lela IPTU Urbanus Kopong Tupen, Kasat Intelkam Polres Sikka.IPDA.Eliezer Anthonius Kalelado,SH, WA Dayon Brimob Pelopor Maumere AKP.Made Dewa Suarsana, Kasat Pol PP Sikka, Buang Dacunha dan Ketua BPD Desa Lela, Paskalis Paulus Padeng.

Di hadapan Bupati Robi Idong, warga kembali meminta Bupati untuk memberhentikan Kepala Desa Lela. Jika permintaan masyarakat Desa Lela tidak terpenuhi maka mereka akan tetap menyegel Kantor Desa Lela dan tetap berjaga di kantor Camat Lela hingga penyelesaian ini berakhir. Bahkan, dalam pernyataan mereka, warga pun tidak akan segan-segan melakukan kontak fisik dengan kepala desa mereka.

Dalam kesempatan itu, mereka juga menyebutkan, sudah 3 bulan Kepala Desa Lela tidak bekerja sesuai dengan visi dan misinya serta kebijakannya tidak didukung oleh warga.

Mereka pun menyebutkan, dana desa disinyalir telah digelapkan oleh oknum kepala desa untuk keperluan pribadi.

Atas sejumlah tuntutan masyarakat tersebut, Bupati Robi Idong di depan warga menegaskan, dirinya telah mengambil keputusan akan memproses hukum kepala desa tersebut apabila unsur-unsur terpenuhi.

“Jika proses hukum ini bisa berjalan, maka otomatis akan diberhentikan dalam rangka pemenuhan tindakan pidana oleh aparat kepolisian,” tegasnya.

Terkait dengan dugaan penyelewengan dana desa, lanjut Orang Nomor Satu di Sikka ini, dirinya tidak akan segan-segan memproses pejabat kepala desa yang melakukan tindakan pidana itu.

Bupati juga telah memerintahkan Sekda Sikka guna menggelar rapat internal untuk persoalan ini, termasuk merekap seluruh dana yang sudah dan belum diserap sama sekali di Desa Lela.

“Untuk menyelesaikan persoalan ini, saya akan menunjuk salah seorang ASN yang berkualitas untuk menjabat sementara sebagai Kepala Desa Lela sampai persoalan ini berakhir. Untuk itu, selama persoalan ini belum diselesaikan, segala permasalahan dan kebutuhan desa dilimpahkan ke Camat Lela yang menanganinya,” pungkasnya.

Usai menyampaikan pernyataannya, akhirnya warga pun kembali ke desa mereka. Namun, sebagian masih tetap berada di Kantor Camat Lela dan juga di Kantor Desa Lela.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya