oleh

Lurah Nangalimang dan Puskesmas Kota Perangi DBD

-METRO-484 views

MAUMERE, MN- Kelurahan Nangalimang bersama Puskesmas Kota Maumere, sama-sama berjuang memerangi penyebaran wabah demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kelurahan Nangalimang.

Upaya itu dilakukan dengan jalan melakukan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti di sekoklah dan masyarakat.

Sabtu (29/2/2020), tim dari Puskesmas Kota Maumere bersama Lurah Nangalimang, Aloysius Gonzaga M. Parera melakukan sosialisasi di SD Inpres Hoba.

Kegiatan sosialisasi ini pun bertepatan dengan kehadiran para orangtua siswa di sekolah tersebut, untuk pertemuan sekolah.

Lurah Nangalimang, Aloysius Gonzaga M. Parera dalam pernyataannya kepada Maumere News, menyebutkan, upaya yang dilakukan pihaknya untuk pemberantasan DBD ini selain membersihkan lingkungan, tetapi juga memberikan sosialiasi.

“Kita bekerja sama dengan Puskesmas Kota untuk datang memberikan penyuluhan tentang bagaimana memberantas wabah DBD. Upaya ini kita lakukan secara kontinyu di beberapa tempat. Informasi dan penyuluhan itu harus kita lakukan, sehingga masyarakat sadar, tahu dan mau mulai membersihkan lingkungan mereka masing-masing dan mulai hidup dengan pola sehat. Karena dengan pola hidup sehat, dipastikan, wabah DBD ini tidak akan terulang lagi di wilayah ini,” tegasnya.

Dia lebih lanjut mengatakan, membasmi DBD tidak hanya menjadi beban dan tanggungjawab pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggunjawab bersama seluruh masyarakat.

“Pemerintah boleh melakukan berbagai kebijakan tentang peningkatan kualitas hidup di bidang kesehatan, namun masyarakatnya apatis, maka tentu sebaik apapun program pemerintah itu tidak akan berhasil,” tegasnya.

Untuk itu, dia sangat berharap kepada warga Nangalimang agar mulai sekarang, apalagi pada musim penghujan saat ini, selalu membersihkan lingkungan dan melakukan tindakan antisipasi agar nyamuk aedes aegyopoty itu tidak lagi menyerang Nangalimang dan Sikka secara keseluruhan.

Informasi yang disampaikan tim Puskesmas Kota Maumere, saat ini pihaknya menyediakan bubuk abate untuk ditaburkan di wadah air, yang bisa diambil secara gratis oleh masyarakat. Selain itu, saat ini pemerintah daerah juga telah menyediakan tempat pengambilan darah secara gratis di Lab Kesda setiap hari kerja.

Untuk itu, diharapkan warga yang ingin mengambil bubuk abate dan ambil darah, bisa segera mendatangi Puskesmas Kota dan Lab Kesda.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya