oleh

Luar Biasa! Robby Idong, Bupati Sikka Pertama Tiba di Desa Tuwa Tanawawo

-PEMERINTAHAN-1.378 views

MAUMERE, MN- Luapan perasaan haru dan gembira ribuan warga Desa Tuwa Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka, Sabtu (7/12/2019) mewarnai upacara penyambutan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, saat melakukan kunjungan kerja ke desa tersebut.

Pasalnya, sejak Kabupaten Sikka terbentuk, baru kali ini satu-satunya Bupati Sikka yang bisa menembusi rintangan menuju ke desa mereka. Bahkan, selama ini belum ada satu pejabat pun yang berani dan mau datang. Namun karena ingin bertemu dan melihat dari dekat kondisi masyarakatnya, Bupati Idong, rela menapaki jalan penuh rintangan menuju ke Desa Tuwa.

Desa terpencil Tuwa di Kecamatan Tanawawo ini, terletak di tengah pegunungan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ende. Sulitnya akses jalan menyebabkan, sejumlah pejabat enggan untuk mengunjunginya. Bahkan, beberapa kali pasien ibu hamil yang hendak dibawa untuk melahirkan di desa tetangga, terpaksa akhirnya harus melahirkan di tengah jalan karena sulitnya akses jalan.

Akses jalan yang penuh tanjakan dan turunan serta di beberapa ruas jalan terdapat sejumlah jurang, menjadikan desa ini sebagai salah satu desa terpencil di Kabupaten Sikka. Bahkan, listrik dan jaringan telepon pun hingga saat ini belum dirasakan oleh sekitar 200-an KK atau sedikitnya 1.000 lebih jiwa warga di desa ini.

Pantauan Maumere News, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Maria Cahyani Idong dan rombongan, terus bergerak melewatinya lembah dan ngarai hanya untuk bertemu dengan masyarakat di daerah ini.

Dengan mengendarai sebuah sepeda motor, Bupati Sikka bersama Ibu Cahyani Idong berboncengan hingga menuju ke sana. Beberapa kali, Ketua Tim Penggerak PKK ini pun harus turun dan berjalan kaki karena tanjakan yang luar biasa sulitnya. Namun, dengan penuh semangat, mantan Camat Nelle ini pun berhasil mencapai Desa Tuwa.

Kunjungan Bupati Idong pertama kali tersebut, memberikan berkah yang berarti bagi warga Desa Tuwa.

Kepala Desa Tuwa, Fernandes Yandayani Wula, S.Sos, tak henti-hetinya menyampaikan rasa bangganya kepada Bupati Idong, yang berjuang bersusah payah untuk datang dan menemui warganya.

“Kami merasa bangga dan sangat terharu, ketika Pak Bupati dan Ibu serta rombongan tiba di Desa Kami. Hal yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Karena terus terang, saya sudah sampaikan ke Pak Bupati, bahwa akses jalannya sangat sulit untuk dilalui. Namun hari ini berkat Tuhan dan berkat Leluhur ada pada Pak Bupati untuk datang mengunjungi kami. Ini sebuah kehormatan yang sangat luar biasa bagi kami,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Idong dalam pernyataan tersebut mengatakan, sebagai pemimpin harus bisa berkorban dalam segala kondisi untuk melihat rakyatnya.

“Tidak boleh ada rakyat yang dianaktirikan. Semua rakyat memiliki hak yang sama untuk diperhatikan oleh pemimpinnya. Kalau karena akses jalan, lalu kita tidak menemui rakyat, tidak usahlah menjadi pemimpin. Untuk itu, saya memiliki tanggungjawab moril, untuk bertemu dan  melihat dari dekat kondisi masyarakat saya,” tegasnya.

Di Desa Tuwa, banyak hal yang disampaikan Orang Nomor Satu di Sikka ini. Bahkan, salah satu janji yang disampaikannya pada kesempatan itu yakni membuka akses jalan dari Wolosaga ke Tuwa yang akan direalisasikan pada tahun 2020 mendatang.(SON/REN-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya