oleh

Kontak Erat Prajurit TNI di Maumere, Sebanyak 23 Sampel Dinyatakan Negatif

-METRO-287 views

MAUMERE, MN- Sebanyak 23 sampel yang dikirim ke laboratorium PCR di Kupang, hasilnya negative. Artinya, kontak erat dari TNI ini tidak terjadi transmisi lokal.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (9/10/2020).

“Fokus sampel kita ada pada yang positif, serta kontak erat sebanyak 58 orang dari 116 sampel yang kita kirim. Khusus dari TNI ini, sebanyak 23 orang dan dari hasil tadi yang disampaikan, semuanya negative. Artinya bahwa tidak terjadi transmisi lokal, baik kluster keluarga maupun komunitas,” ungkapnya.

Herlemus mengatakan bahwa, sampel berikutnya juga telah di kirim ke Kupang untuk diperiksa di laboratorium PCR Kupang.

“Dan saat ini juga kita lagi kirim 58 sampel untuk kontak erat dua orang yang saat ini sedang dirawat di ruang isolasi. Tadi kami mendapatkan informasi dari Kupang bahwa, untuk sampel yang ini, dalam waktu dua atau tiga hari ini, kita baru akan mendapatkan hasilnya. Yang kita harapkan adalah, dua orang pelaku perjalanan ini, kalau kontak eratnya sudah negative, berarti kita bisa kembali ke zona hijau,” ujarnya.

Selain itu, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka juga terus siaga, manakala sudah ada hasil yang disampaikan dari Kupang.

“Tracking untuk ring 1 dan 2, terus kita kantongi. Apabila kalau yang ring 1 ini, kalau ada yang poisitif, maka kita harus bertindak cepat untuk mengambil test swab selanjutnya. Memang kita kendalanya ada di waktu, karena waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan lab ini juga sedikit membutuhkan waktu. PCR kita yang di Kupang ini kan kapasitasnya hanya mampu periksa 188 sampel dalam satu hari. Tetapi mereka bisa paksakan untuk bisa capai 200 sampel per hari. Kemudian antrian yang ada disana hingga hari ini, sudah mencapai diangka tiga ribuan. Sehingga bisa membutuhkan waktu satu sampai dua minggu baru pemeriksaan bisa selesai,” lanjutnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sikka untuk terus mengikuti himbauan pemerintah terkait protokol kesehatan.

“Selalu menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan. Kalau tidak ada keperluan yang sangat mendesak, sebaiknya jangan berhubungan dulu dengan dunia luar. Sehingga kita bisa ikut memperkecil ruang gerak Covid-19 ini. Kami juga berharap agar seluruh masyarakat Kabupaten Sikka, tetap tenang dan mengikuti himbauan atau larangan yang sudah disampaikan oleh pemerintah,” pungkasnya. (MAR-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya