oleh

KLB DBD di Sikka: Berantas Nyamuk, Siswa Mulai Belajar Jam 10.00 WITA

-DIKKES-284 views

MAUMERE, MN- Bupati Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, akhirnya mengeluarkan instruksi gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) aedis aegypti di seluruh lingkungan.

Gerakan tersebut melibatkan seluruh lapisan warga Kabupaten Sikka, tanpa terkecuali. Bahkan, sekolah-sekolah di Kabupaten Sikka pun digerakkan untuk melakukan kerja bhakti pemberantasan nyamuk mulai pukul 07.30 hingga 09.00 WITA.

Bupati Idong bersama Forkompimda ikut ambil bagian dalam aksi bersama pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Hadir pula staf Kementerian Kesehatan RI, dr. Slamet.

Pantauan wartawan, Rabu (11/3/2020), tampak Dandim 1603/Sikka, Letkol Inf Zulnalendra Utama, SIP, Kapolres Sikka, AKBP Sijimin, SIK, Palaksa Lanal Maumere, Letkol Laut (PM) Muchsin Wibowo, . Kepala Dinas perizinan dan penanaman modal Kab. Sikka, Drs. Lukman M.SE, ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Rute pemberantasan sarang nyamuk, dimulai dari SD contoh Kelurahan Beru, SD Nangameting Kelurahan Beru, SDI Beru Kelurahan Beru, Pasar senja Wairotang, Kelurahan Waioti RT 16 dan dilaksanakan acara penyerahan secara simbolis kartu Sikka sehat.

Bupati Idong dalam kesempatan itu mengatakan, saat ini penderita DBD di Kabupaten Sikka sudah mencapai 1.215 orang dan meninggal dunia 14 orang.

“Kita harus lakukan kerja pemberantasan sarang nyamuk ini secara bersama-sama. Untuk itu, aksi ini kita laksanakan hingga 24 Maret mendatang. Selama 14 hari berturut turut ini, mulai pukul 07.00 s.d 09.00 WITA, kita laksanakan gerakan ini, karena pada jam-jam itulah jam dimana nyamuk keluar mencari makan,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Bupati, setiap sekolah di Kabupaten Sikka, baru mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada pukul 10.00 WITA, karena pada pagi harinya terlebih dahulu melaksanakan aksi ini.

Terkait dengan pemberian kartu Sikka Sehat, kata Bupati, Pemda mengeluarkan kartu Sikka sehat dengan biaya APBD Kab. Sikka, bertujuan untuk memperbaiki sistem kesehatan di wilayah ini.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya