oleh

Kemenparekraf RI Sumbang Bapok Balasa bagi Pelaku Usaha di Maumere NTT

-METRO-152 views

MAUMERE, MN- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memberikan bantuan bahan pokok (bapok) sembako lauk pauk siapa saji (Balasa) kepada para pelaku usaha khususnya di bidang pariwisata di Maumere Kabupaten Sikka, Provinsi NTT.

Pelepasan simbolis Gerakan Balasa tersebut, diserahkan lansgsung Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores bersama dengan Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira, di Ruang Kerja Bupati Sikka, Rabu (29/7/2020).

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Anggota DPR Provinsi NTT, Emanuel Kolfridus, Waka Polres Sikkaa dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka.

Andreas Hugo Pareira, dalam sambutannya menjelaskan, di tengah pandemi covid 19 saat ini, sejumlah ekonomi kreatif masyarakat menjadi stagnan.

“Terus terang, perkembangan pariwisata sangat pesat, meski beberapa bulan terakhir mengalami stagnan akibat adanay pandemi covid 19. Olehnya, pemerintah telah menetapkan proyek atau prioritas untuk peningkatan percepatan ekonomi kita. Pariwisata multi player atau efeknya itu berurusan dengan agen. Karena bicara soal pariwisata, banyak sektor yang ada di dalamnya, karena pariwisata sendiri merupakan salah satu pemasukan terbesar bagi devisa negara,” tegasnya.

Olehnya, salah satu daerah di NTT yang akhirnya didatangi oleh Presiden yakni Labuan Bajo.

“Di Labuan Bajo, beliau ingin mendorong agar pariwisata tumbuh dan berkembang di sana untuk mendongkrak ekonomi nasional. Labuan Bajo adalah termasuk 5 destinasi di Indonesia. Perkembangan terakhir, Labuan Bajo juga menunjukan peningkatan wisawatan manca negara cukup tingggi. Untuk itu, orang Flores sangat optimis dengan wilayahnya masing-masing, ada juga peluang dan potensi di Maumere, dimana Maumere menjadi menjadi pintu masuk pariwisata ke Kelimutu serta  daerah wisata lain di Pulau Flores,” jelasnya.

Dikatakan, dengan adanya potensi yang memiliki peluang besar ini, diharapkan pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, mampu membangun komunikasi yang baik dengaan Kementerian. Jika ini tidak dilakukan, maka yang terjadi hanya ada ego daerah yang bertabrakan dengan kebijakan pusat. Sikka harus saling berkoordinasi juga dengan Flotim, Lembata dan Alor serta Ende.

Dia menambahkan, bantuan yang diberikan saat ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat di masa pandemi Covid 19 untuk wilayah Kabupaten Sikka.

Usai penyerahan secara simbolis, acara dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima berita acara dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya