oleh

Kelangkaan BBM di Maumere, Diduga Karena Pencurian BBM Subsidi Milik Rakyat

-HUKRIM-1.196 views

MAUMERE, MN- Kabag Ekonomi pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sikka, Lambertus Sol Keytimu, menyebutkan, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) khususnya premium yang terjadi di Kota Maumere, lebih disebabkan karena adanya dugaan pencurian BBM subsidi milik rakyat, yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Dalam catatan kami, premium yang didistribusikan dari Pertamina selama ini sebanyak 16 kilo liter, itu dilakukan sebelum covid. Namun karena covid 19, sehingga pendistribusiannya dikurangi hanya 8 kilo liter saja. Artinya, meski quota ini tetap, baik sebelum covid dan pada saat covid, kelangkaan ini seringkali terjadi. Bahkan, Wakil Rakyat kita di DPRD pun menemukan itu,” tegasnya saat dikonfirmasi di kantor Bupati Sikka, Selasa (25/8/2020).

Dia mengatakan, padahalnya, BBM subsidi ini harusnya menjadi milik rakyat kecil, namun karena praktek di lapangannya karena adanya pencurian dan penimbunan ini, akhirnya bukan jatuh ke tangan rakyat, tetapi jatuh ke tangan orang lain.

“Dari kasus ini, kita dengan tim lengkap pun akhirnya dapatkan kondisi itu di lapangan. Di salah satu SPBU di Kota Maumere, ada dugaan aktivitas itu. Kami sudah ambil data visualnya. Ini harus ditindak tegas oleh aparat keamanan,” tegasnya.

Dia mengaku, pengamatannya di lapangan dilanjutkan dengan konfirmasi dengan konsumen masyarakat, ternyata ditemukan, SPBU tersebut sering kehabisan premium karena sudah diambil oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Ada kendaraan yang disulap dengan kondisi tangkinya tidak normal, setiap hari bolak balik mengisi premium di SPBU tersebut. Inilah yang terjadi di lapangan, ketika masyarakat kecil membutuhkan BBM, namun BBM sudah habis. Karena habis, terpaksa mereka mengisi BBM dengan harga non subsidi,” tegasnya.

Dia pun sangat berharap, adanya kerjasama antara pemerintah daerah, Pertamina dan juga pemilik SPBU, untuk mengantisipasi aksi pencurian BBM subsidi milik rakyat ini.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya