oleh

Kejaksaan Endus Ada Dugaan Keterlibatan Oknum Pejabat di BPMD Sikka

-HUKRIM-1.524 views

MAUMERE, MN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan oknum pejabat pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Sikka, dalam pengelolaan keuangan alokasi dana desa (ADD) di 147 desa.

Pasalnya, proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh sejumlah desa di Kabupaten Sikka, diduga dilakukan atas pesan sponsor oknum pejabat tersebut. Bahkan, barangnya pun terkesan mubazir, alias tidak dapat dipergunakan.

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka, Azman Tanjung, SH yang berhasil ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/7/2019) mengatakan, dugaan keterlibatan oknum pejabat itu sedang ditelusuri pihaknya.

“Ada juga beberapa pengadaan yang tidak sesuai dengan plafon harganya yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga sebagian dana yang seharusnya diperuntukan bagi kepentingan pembangunan lain, tidak dapat dilakukan. Ini yang sedang kita telusuri,” jelasnya.

Disinggung lagi soal oknum pejabat tersebut, Kajari Azman, belum bisa menyebutkan siapa oknum yang diduga turut dan ikut terlibat dalam pengadaannya.

“Kita masih terus mengumpulkan bahan dan keterangan. Intinya, akan kami sampaikan ke public, jika sudah seluruhnya dikatakan lengkap,” ujar Orang Nomor Satu di Kejaksaan Negeri Sikka ini lagi.

Dia pun sangat berharap, agar pengelolaan alokasi dana desa ini, benar-benar dikerjakan sesuai dengan mekanisme dan peruntukannya. Dia pun meminta dukungan semua pihak terhadap upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan pihaknya saat ini.

“Pemerintah pusat sudah berusaha dengan bijak agar masyarakat desa juga mendapatkan kebagian dana pembangunan itu. Kalau sampai diselewengkan, tentunya akan berhadapan dengan hukum. Dan kita tidak akan main-main dengan persoalan ini,” tegasnya lagi.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya