oleh

Kasus SMPN 2 Nita, Ini Jawaban Kepsek yang 2 Bulan Tak Jalankan Tugas

-DIKKES-1.027 views

MAUMERE, MN- Kasus terlantarnya proses kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri Nita, Kabupaten Sikka akhirnya berbuntut pada pemberhentian Kepala SMP tersebut, Benyamin Sareng. 

Bukan hanya itu, Kepala sekolah yang bersangkutan pun digadang-gadang telah melakukan dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah tersebut,yang menyebabkan gaji sejumlah guru honor belum dibayarkan selama 11 bulan lamanya.

Pelaksana  tugas  (Plt)  Kadis PPO  Sikka, Mayela da Cunha, yang berhasil ditemui sejumlah wartawan di kantor Bupati Sikka (14/10/2019) menyebutkan, pihaknya telah melakukan berbagai kebijakan terkait dengan persoalan itu, diantaranya mencopot kepala sekolahnya dan mendorong audit internal yang akan dilakukan oleh Inspektorat Sikka.

“Kalau dalam penjelasan saat kami memanggil yang bersangkutan, dia memberikan alasan karena dia membantu operator untuk menyelesaikan pekerjaan sekolah di rumah,” ujar Plt Kadis Masela.

Disinggung soal berapa jumlah anggaran PIP yang diduga ditilep oleh yang bersangkutan, kata dia, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah anggaran yang diduga telah diselewengkan oleh yang bersangkutan.

“Untuk penggantinya nanti kita akan siapkan dari luar, bukan dari sekolah itu. Dan saat ini proses kegiatan belajar mengajar sudah dilaksanakan seperti biasa,” imbuhnya. (MAR-R1)

 

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya