oleh

Kakanmenag Sikka: ‘Radikalisme Tidak Identik dengan Islamisme’

-METRO-641 views

MAUMERE, MN- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Sikka, Antonius Nggaa Rua, menegaskan, Radikalisme tidak seidentik dengan islamisme. Selama ini, banyak pihak yang salah tafsir terhadap kelompok radikalisme yang sedang melakukan aksinya merongsong NKRI.

Hal itu disampaikan Rua, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (30/10/2019).

Menurut dia, semua agama apa saja, berpotensi menganut paham radikalisme jika mereka keliru memahami ajaran agamanya.

“Ada pemahaman yang keliru di masyarakat atau istilanya saat ini adalah gagal paham. Radikalisme itu tidak identik dengan Islamisme. Jadi ada campur aduk pemahaman. Nah ini akan berbahaya dalam konteks kemajemukan di Indonesia saat ini. Kita harus lebih berhati-hati untuk memahaminya. Hal ini dimaksudkan agar adanya pemahaman yang sama terhadap kelompok itu. Kita harus bisa membedakan, sehingga keberlanjutan negara ini ke depan dalam kemajemukan ini semakin bersatu, saling toleransi,” tegasnya.

Terkait dengan hal itu, maka peran Kementerian Agama Kabupaten Sikka, lanjut dia, sedeang melakukan kegiatan pembinaan untuk mengantisipasi hidupnya kelompok radikal itu di Nian Tana Sikka.

“Yang sudah dan sedang kami lakukan saat ini yakni melakukan pembinaan dan sosialisasi. Ini untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD sampai ke SLTA. Untuk kaum Muslim, kita datangi Radahtul Akbar, MI, MTs hingga ke MA. Kalau untuk Katolik, kita datangi mulai dari PAUD hingga SLTA khusus untuk sekolah Katolik, termasuk juga Seminari,” ujarnya.

Selain lembaga pendidikan formal, kata dia, pihaknya juga melakukan pembinaan bagi penyuluh agama non ASN termasuk juga dengan melibatkan guru-guru agama.(MAR-NOS-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya