oleh

Kadis Perhubungan Sikka Tepis Keraguan Publik Soal Kualitas Pelabuhan Kewapante

-EKBIS-1.298 views

MAUMERE, MN – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka, Wilhelmus Sirilus, menepis keraguan beberapa pihak mengenai kualitas dan kekuatan daya tampung jembatan pelabuhan fery Kewapante, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

Hal ini diungkapkan Sirilus kepada awak media disela-sela Acara Pemberkatan dan Peresmian serta Pemecahan Kendi KM. Windu Karsa Dwitya pada Sabtu (08/06/2019).

Sirilus mengatakan, apa yang diragukan itu tidak benar. Kapasitas jembatan di pelabuhan fery Kewapante mampu menahan beban hingga 30 ton dan mb 40 ton.

“Kita akan atur kendaraan besar yang akan masuk ke kapal itu satu persatu dan saya pikir jembatan ini mampu menahan beban karena sekali jalan hanya 20 ton” tuturnya.

“Yang diragukan itu apabila kendaraan yang berada dijembatan sekitar dua sampai tiga buah. Dan itu kita akan atur agar kendaraannya masuk satu persatu,” tegas Sirilius.

Disinggung mengenai sempitnya jalan masuk ke pelabuhan Fery Kewapante, Sirilus mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keamanan agar setiap kapal masuk, akan ada pengaturan lalu lintas menuju pintu masuk pelabuhan.

Ketika disinggung mengenai praktek pungli yang kerap terjadi, Sirilius dengan tegas mengatakan bahwa dengan sendirinya praktek pungli akan hilang.

“Pertama pahami dulu soal angkutan kapal roro. Semua angkutan barang itu ada didalam kendaraan, maka dengan sendirinya tidak ada pungli. Sedangkan untuk penumpang, kita akan atur sedemikian rupa agar praktek pungli ini tidak ada,” tegasnya.

Sirilus juga menambahkan, kemungkinan Pemerintah Kabupaten Sikka juga membuka rute Maumere – Makassar.

“Kemungkinan itu ada. Apakah kita pakai kapal yang sama ataukah kita datangkan kapal baru” tutupnya. (ACQ-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya