oleh

Josep Karmianto Eri: Politik Sudah Usai, Saatnya Bangun Sikka

-POLITIK-704 views

MAUMERE, MN- Wakil Ketua DPRD Sikka, Josep Karmianto Eri menegaskan, politik pemilu saat ini sudah usai setelah dirinya dilantik menjadi pimpinan DPRD Sikka 2019-2024. Untuk itu ke depannya politik gotong royong untuk bersama membangun Nian Tana Sikka.

Hal itu disampaikan Manto, sapaan akrabnya pada acara syukuran yang berlangsung di Desa Nitung Lea Kecamatan Palue Kabupaten Sikka, Jumat (27/12/2019).

“Saat ini sudah tidak ada politik lagi. Ke depannya kita harus bersatu dan bergandengan tangan untuk membangun Nian Tana Sikka. Sekarang ini, hanyalah politik gotong royong, politik perdamaian untuk membangun Nian Tana Sikka,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dengan memiliki suara tertinggi pada Pileg kemarin, Manto dalam acara syukuran tersebut mengatakan, dirinya akan berjuang keras mendorong aspirasi rakyat dari daerah pemilihannya dan membangun komitmen bersama dengan pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah sejauh ini saya melihat terus menerus mengupayakan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. Selain itu, infrastruktur dasar pun akan terus dibangun. Salah satunya yang akan didorong yakni pembangunan Jembatan Toa pada tahun 2021 mendatang,” imbuhnya.

Dalam acara syukuran tersebut, wakil rakyat dari PKB ini pun berjanji akan memberikan bantuan drum band untuk dua sekolah di Palue yakni SMP Uwa dan SMP Cawalo,” ujarnya.

Manto dalam kesempatan itu pun mengingatkan kepada seluruh kepala desa untuk mengelola dana desa secara transparan serta mengacu kepada aturan yang ada.

Manto juga meminta kepada kepala desa untuk mengaktifkan PKK desa dengan memfokuskan kegiatannya pada pengolahan tenun ikat.

Sementara itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dalam sambutannya menjelaskan DPRD dan Pemda akan tetap seiring dan sejalan untuk membangun Nian Tana Sikka.

“Pemerintah daerah dan DPRD akan selalu berjalan seiring dalam mendorong bersama program dan kegiatan yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. Kita bersama mendorong agar pelaksanaan kegiatannya harus mencapai 100 persen dan masyarakat mendapatkan manfaatnya. Karena tujuan pembangunan ini hanya bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya