oleh

Janji Tinggal Janji, Listrik “Pokir” Tak Kunjung Menyala

-POLITIK-1.114 views

MAUMERE, MN – Dana Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sikka tahun 2018 yang diperuntukan bagi masyarakat, lagi-lagi harus mendapat keluhan dari sebagian masyarakat Kabupaten Sikka karena sebagian masyarakat merasa dimanfaatkan oleh beberapa orang anggota DPRD Kabupaten Sikka menjelang Pemilihan Legislatif tahun 2019.

Pasalnya, Kartu Keluarga dan KTP yang diminta sebagai kelengkapan administrasi guna mendapatkan aliran dana pokir untuk pemasangan jaringan listrik telah diserahkan ke Pihak Pemerintah Desa atas permintaan anggota DPRD Sikka yang juga Calon anggota DPRD Sikka tahun 2019 di dapil tersebut.

Hal tersebut dikeluhkan oleh Ibu Ros, warga Dusun Wairlong, Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka kepada Maumere News pada Kamis (01/08/19).

Ibu Ros mengaku, sekitar bulan Maret 2019, satu bulan sebelum pemilihan legislatif tahun 2019, calon anggota dewan atas nama Florensia Klowe dari Partai Hanura dan Gorgonius Nago Bapa atau akrab di Us Bapa dari Partai Golkar, menjanjikan pemasangan jaringan listrik bagi warga Desa Wairkoja dengan sumber dana yang berasal dari dana pokir kedua anggota dewan tersebut.

Namun hingga kini, jaringan listrik yang dijanjikan tak kunjung terpasang dan bahkan, Ibu Mince, salah satu warga Dusun Kloanglagot, Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante terpaksa memasangan meteran listrik menggunakan dana pribadi karena menunggu janji yang tak kunjung terealisasi.

“Waktu itu mereka datang minta KK dan KTP untuk pasang listrik. Jadi kami kasih. Kami kasih masuk surat-surat itu di Kantor Desa. Tapi sampai saat ini listrik belum masuk juga. Tiap malam terpaksa kami masih pakai lampu pelita,” ungkap Ibu Ros.

Julio, salah satu warga Desa Wairkoja mengungkapkan, pada saat itu dirinya diminta untuk mengumpulkan data warga Desa Wairkoja yang belum memiliki meteran listrik agar mendapat bantuan dana pokir dari Florensia Klowe dan Gorgonius Nago Bapa berupa pemasangan meteran listrik sebanyak 72 KK.

Namun, hingga kini, janji tersebut belum terealisasi dan sebagian warga Desa Wairkoja masih menunggu janji tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, anggota dewan dari partai Hanura Florensia Klowe dan Gorgonius Nago Bapa dari partai Golkar belum bisa dikonfirmasi terkait keluhan warga Desa Wairkoja tersebut. (ACQ-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya