oleh

Inspektorat Akui Lakukan Audit Investigasi Penyelewengan Dana Desa

-HUKRIM-1.246 views

MAUMERE, MN- Kepala Inspektorat Kabupaten Sikka, Robertus Da Silva, mengakui bahwa pihaknya sudah melakukan audit investigasi terhadap beberapa desa yang dilaporkan ke aparat penegak hukum, baik itu Polres maupun Kejaksaan.

Audit investigasi tersebut, untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, atas dugaan penyelewengan pengelolaan alokasi dana desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Da Silva saat diwawancarai Maumere News, Kamis (4/7/2019) usai memimpin rapat internal di kantor Bupati Sikka.

“Jumlahnya saya kurang terlalu tahu persis, karena harus buka data lagi. Tetapi intinya, permintaan audit investigasi yang diminta oleh aparat penegak hukum tetap kita laksanakan. Sudah beberapa yang kita serahkan ke mereka,” ujarnya.

Dia mengataka, beberapa pengaduan yang disampaikan langsung oleh masyarakat ke Inspektorat, tetap ditindaklanjuti.

Disinggung soal adanya dugaan dua desa yang saat ini tengah dilidik oleh Kejaksaan Negeri, kata dia, untuk dua desa tersebut, pihaknya sudah menyerahkan hasil audit investigasinya beberapa waktu lalu ke Kejaksaan Negeri Sikka.

“Kalau untuk Desa Koting B, kita pun sudah selesai audit investigasinya. Kemarin ada rapat dengan forum desa, namun hasilnya seperti apa, kami belum dapat laporannya. Intinya apa yang diminta untuk audit investigasinya sudah kami lakukan dan tinggal mereka tindaklanjuti,” jelas Da Silva lagi.

Dikejar lagi soal temuan yang terbanyak dari hasil audit investigasi tersebut, kata dia, persoalan yang paling mendasar sehingga adanya laporan dan temuan itu yakni soal pekerjaan fisik. Jadi selain karena tenaga teknisnya terbatas, tetapi juga fisiknya tidak sesuai perencanaan.

Dia pun berharap, agar persoalan ini menjadi efek jera bagi pengelola dana desa lainnya di wilayah Kabupaten Sikka, sehingga dana desa yang dikucurkan dari pemerintah pusat itu benar-benar dipergunakan sesuai dengan peruntukannya.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya