oleh

Ingin Lihat dari Dekat Progress Pembangunan, Bupati Sikka Pantau ke Palue

-SOSBUD-520 views

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Jumat (18/10/2019) akhirnya terjun sendiri ke pelosok-pelosok wilayah Sikka untuk melihat dari dekat Progress pembangunan yang telah dilaksanakan selama tahun pertama kepemimpinannya bersama Wabup, Romanus Woga.

Salah satu wilayah terjauh yang dikunjungi Bupati Sikka yakni Kecamatan Palue, atau sebelah Utara Kota Maumere.

Di aula kantor Camat Palue, Bupati Idong (panggilan akrabnya) mengatakan, kunjungan ini dalam rangka melakukan monitoring dan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat selama 1 tahun anggaran ini.

“Pemerintah akan melakukan ini untuk melihat dari dekat pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat. Kami harus turun langsung ke masyarakat agar mengetahui langsung kesulitan yang ada di rasakan masyarakat agar pembangunan tepat sasaran,” ujarnya.

Menjadi pemimpin, lanjut Bupati Idong, harus bisa turun ke masyarakat, dengar apa yang mereka sampaikan, rasakan apa yang mereka alami, duduk dan tidur dengan masyarakat.

“Pemerintahan ini bukan hanya Bupati dan Wakil Bupati saja, tetapi juga yang menjadi ujung tombaknya adalah ASN dari atas hingga tingkat yang paling bawah. Sebagai pemimpin, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, harus turun dengan masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati dalam kesempatan itu juga mengatakan, ASN yang saat ini turun ke dusun-dusun, bukan mengambil peran kepala dusun, tapi ingin mendata secara riil apa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Program pembangunan itu diarahkan untuk kepentingan masyarakat, bukan karena keinginan masyarakat tetapi atas dasar kebutuhan masyarakat. Jadi harus bisa dibedakan antara keinginan dan kebutuhan. Saya berharap pun, data yanh akan diambil haruslah data yang obyektif, sehingga program yang akan disusun tahun berikutnya pun dapat tepat sasaran,” imbuh Bupati lagi.

Palue yang terdir dari 24 dusun dengan 10.083 jiwa, lanjut Bupati, harus mendapatkan sentuhan pelayanan dari pemerintah, baik itu kabupaten maupun kecamatan hingga ke desa.

‘Masyarakat harus diberdayakan secara maksimal agar ada peningkatan kualitas hidup mereka. Kita punya potensi sumber daya alam yang luar biasa maka kita harus manfaatkan dengan maksimal untuk pemenuhan kebutuhan hidup dan untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kab Sikka, Yosef Karmianto Eri. Ketua Fraksi Partai Hanura, Vinsensius Langga, Kapolsek Nelle, ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Ny. Cahyani Idong, pimpinan OPD, Para Kepala Desa dan Ketua BPD, para ketua TP PKK desa dan pengurus pkk desa Se-Keca. Palue dan undangan lainnya.(NOS-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya