oleh

Hilangnya Mesin Speed Boat Dinas Sosial Flotim, Kunci Gudang Dipegang Beberapa Orang

-HUKRIM-780 views

LARANTUKA, MN- Sebelum diketahui hilang dari gudang tempat  Asam Satu Beach, Kelurahan Weri-Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Damran, seorang anggota Tagana yang mengurus pendockingan speed boat milik Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur itu berkoordinasi dengan Ale salah seorang pemegang kunci gudang itu untuk menyimpan mesin bermerk Mercury, 40 PK.

Koordinator Tagana Flores Timur, Herman Yosep Maran yang mendampingi Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur, Paskalis Luli Buton dalam pemaparan riwayat pendockingn speed boat tersebut, Jumad (13/11) mengungkapkan kenyataan itu.

Bahkan pada saat Herman Y. Maran bersama rekan-rekannya berlatih Teater di obyek wisata Asam satu Beach itu, dirinya masih melihat Ale keluar masuk gudang itu !

“Barang-barang pertukangannya dia simpan dalam gudang itu. Disaat kami berlatih Teater, ya di bulan April, saya masih lihat Ale keluar masuk gudang itu. Karena disaat itu, dia bantu kerja bodi, katanya milik keluarganya. Dan  pada saat itu memang mesin masih ada di gudang itu!” tutur Herman Maran.

Kondisi buruk terjadi sewaktu speed boat itu hendak dibawa pulang ke tempat labuhnya, di sekitar akhir Agustus 2020.

Sebagaimana yang diungkapkan Hemran Y. Maran dan Paskalis Buton, ketika Damran hendak meminta kunci untuk mengambil mesin itu, si pemegang kunci tersebut berkilah kalau dirinya sudah tidak memegang kunci gudang itu.

“Kunci Gudang telah dipegang oleh orang lain. Pokoknya diantara mereka saling lempar tanggungjawab. Sebelumnya si A kini sudah ke si B. Selan Ale, ada lagi menyebutnya kalau kunci itu dipegang oleh Anis. Apalagi lagi, gembok pada gudang itu pun telah diganti oleh pihak Dinas Pariwisata. Damran sangat kesal waktu itu, karena gudang itu bukan milik Dinas Pariwisata, namun milik kelompok pengelolah Asam Satu. Kenapa mereka bisa menggantikannya tanpa berkoordinasi dengan pengurus Asam Satu Beach? Karena berhadapan dengan situasi seperti itu, maka speed  itu lalu dibawa pulang dengan mesin 25 PK yang barusan selesai diperbaiki,” urai Herman Yosep Maran.

Karena gembok sudah tergantikan oleh pihak Dinas Pariwisata, maka Damran pun membangun komunikasi untuk mendapatkan kunci baru itu. Kunci baru tersebut katanya dipegang oleh seorang tenaga kontrak pada Dinas Pariwisata. Kontak pun dilakukan oleh staf Dinas Pariwisata kepada si pemegang kunci itu.

“Dari penjelasannya pertelpon yang diteruskan ke pihak kami, si pemegang kunci itu mengatakan dirinya hingga membeli gembok baru, lantaran disaat kegiatan Dinas Pariwisata di lokasi obyek wisata itu ( Oktober 2020), gudang itu dalam keadaan terbuka. Untuk mengamankan barang-barang yang ada, seperti selang, pelampung, dan lifejacket, maka dia lalu membeli gembok baru dan menggemboknya,” tutur Herman Maran.

Untuk membuktikan kebenaran terhadap informasi tersebut, beberapa di antara mereka lalu memanjat dinding belakang gudang itu, meneranginya dengan penerangan Hp dan melihat isi dalam ruangan gudang itu. Dan ternyata benar, mata mereka hanya menemukan selang, pelampung dan lifejacket, tanpa ada mesin Merkury, 40 PK !

Ikhwal itu lalu dilaporkan kepada elite Dinas Sosial, dan diikuti dengan melaporkan kehilangan itu kepada pihak Polres Flores Timur.

“Pada tanggal 10 Nopember 2020, mesin itu hendak kami ambil untuk kasih panas. Kepada staf Dinas Pariwisata yang berjaga di Asam Satu Beach, kami berkoordinasi untuk mendapatkan nomor kontak si pemegang kunci yang baru itu. Karena mereka tidak memiliki nomor itu,kami lalu mengontak staf dinas pariwisata lainnya. Dari komunikasi itu, kami diinformasikan kalau si pemegang kunci gudang yang baru itu bernama Oi, dan menurut informasi dari Oi yang diteruskan kepada kami, disaat kegiatan dinas Pariwisata itu (Oktober), gudang tersebut dalam keadaan terbuka, tanpa gembok! Di dalamnya pun hanya ada selang, pelampung dan lifejacket. Tidak ada Mesin, dan barang lainnya selain selang, pelampung, dan lifejacket milik Asam Satu !” demikian Herman Maran mengisahkan ihkwal pemegang kunci pada gudang Asam satu Beach tersebut.(GOE-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya