oleh

Hikong jadi Pintu Masuk Sikka, Perlu Dikembangkan secara Baik

-HUKRIM-823 views

MAUMERE, MN- Desa Hikong Kecamatan Talibura yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Flores Timur, sebaiknya dikelola secara lebih baik sebagai salah satu titik pertumbuhan ekonomi baru di kawasan itu. Sebagai pintu masuk ke Kabupaten Sikka di wilayah Timur, Hikong bisa dijadikan sebagai ekonomi baru seperti wilayah Paga di bagian barat.

Kepala Desa Hikong, Agustinus Adeo Datus, SP yang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/12/2019) lalu menyebutkan, jika pemerintah daerah menginginkan adanya titik pertumbuhan ekonomi baru di kawasan itu, maka pihaknya akan membebaskan tanah di kawasan tersebut.

“Kami siap jika memang ada pengembangan di sana. Kami sangat mendukungnya, jika di kawasan perbatasan itu dijadikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sehingga kami tidak perlu lagi ke Maumere yang ditempuh dengan jarak sekitar 63 km ini,” akunya.

Yuvenalis, salah seorang warga Kota Maumere yang berhasil ditemui mengaku, jika kawasan perbatasan tersebut dijadikan sebagai salah satu titik pertumbuhan baru di Kabupaten Sikka maka kawasan itu akan dibangun vila-vila untuk mendukung wisata pegunungan.

“Kalau sudah jadi maka kemungkinan besar, banyak orang yang tertarik akan datang ke sini. Memang warga di sini terlalu jauh untuk belanja kalau belanja bahan bangunan. Jika sudah ada di daerah perbatasan ini, maka itu akan memudahkan bagi mereka. Tentunya pasti akan ramai juga di tempat ini,” katanya.

Salah seorang pengemudi bis jurusan Maumere-Larantuka yang juga berhasil dikonfirmasi di perbatasan Maumere-Flotim, tepatnya di Desa Hikong juga mengaku, jika sudah ada titik pertumbuhan baru di areal perbatasan ini, maka para penumpang yang akan ke Maumere maupun Larantuka, akan diarahkan untuk makan dan istirahat di perbatasan.

“Itu pasti lebih ramai. Kalau pemerintah segera membangun, maka kawasan ini pasti jadi tempat wisata menarik, khusus untuk berweekend,” pungkasnya.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya