oleh

Hari Kedua Pencarian Kapal Tenggelam di Rote, 3 Meninggal, 7 Lainnya Belum Ditemukan

KUPANG, MN– Hingga hari kedua proses pencarian korban Kapal Ikan Lampara Kasih 25 yang tenggelam di selat perairan Pukuafu, Minggu (5/7/2020) masih terus berlangsung.

Kapolres Rote Ndao melalui Kasat Polair Iptu Yosef Suyitno Soloilur yang berhasil dihubungi wartawan, mengaku, pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap 7 korban yang hingga saat ini belum ditemukan.

Sebelumnya, lanjut dia, kegiatan evakuasi terhadap para korban sudah dilakukan pihaknya bersama tim gabungan Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Basarnas Provinsi & Kabupaten, Lanal Rote Ndao, Pol Air Polda NTT dan dibantu oleh nelayan setempat.

Dia menyebutkan, penumpang yang ikut berlayar sebelum kecelakaan laut tersebut terjadi, 29 orang terdiri dari 12 ABK dan 17 orang penumpang.

Dikatakan, saat ini sebanyak 13 korban sudah dirawat intensif di Puskesmas Sotimori Kecamatan Landuleko dan saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas Eahun Kecamatan Rote Timur untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut termasuk korban yang meninggal dunia.

Satu korban yang meninggal dunia dan dievakuasi ke Kecamatan Rote Timur, atas nama bayi Tania Poy, laki-laki berumur 11 bulan.

Sementara itu, para korban lainnya yang dievakuasi ke Kupang berjumlah 8 orang, termasuk dua orang yang meninggal dunia atas nama, Stefania Bulan dan Janwar safian Poy.

Dia juga mengatakan, dari data yang diperoleh timnya dari para ABK yang selamat, masih terdapat 7 orang yang belum ditemukan, yakni 6 penumpang, Elisabet Poy-Bulan, Felisia Bulan

Stefano Bulan, Jhon Mulik, Ardianto Poy dan Vony Poy, serta satu ABK atas nama Mus Toudua.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan, dengan menyisir sejumlah titik yang diduga sebagai tempat terapungnya para korban.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya