oleh

Hari Ini, PN Maumere Gelar Sidang 7 Perkara secara Online

-HUKRIM-101 views

MAUMERE, MN- Ketua Pengadilan Negeri Maumere, Johnicol R. F. Sine, S.H. menyebutkan, sejak 6 April 2020 lalu, sebagai akibat dari adanya pendemi covid 19, maka sidang di Pengadilan Negeri Maumere, dilaksanakan secara daring (online) dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Cloud Meetings.

“Seusai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor 1 Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Pedoman pelaksanaan tugas selama masa pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya, termasuk juga beberapa surat keputusan yang lainnya, sehingga selama ini kita melaksanakan sidang secara online,” ujar Johnicol di ujung telepon selulernya, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/5/2020).

Dia mengatakan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sikka dan Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere, sehingga terhitung sejak Senin 6 April 2020 hingga berakhirnya masa darurat bencana wabah penyakit akibat dari penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19), persidangan perkara pidana oleh Pengadilan Negeri Maumere dilaksanakan secara daring (online).

“Hari ini kita gelar sidang sebanyak 7 kasus. Sidang ini, untuk para hakim dilaksanakan di ruang sidang Pengadilan Negeri Maumere, sedangkan terdakwa dan penasehat hukum dari Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere, serta jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Maumere,” terangnya.

Dikatakan, selama ini, persidangan secara daring (online) berjalan dengan baik, karena didukung oleh ketersediaan jaringan internet yang stabil, sebagaimana infrastruktur jaringan dan peralatan teknologi informasi yang telah menjadi perhatian utama oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia bagi seluruh Badan Peradilan di bawahnya.

Dia sangat berharap, meski persidangan ini dilakukan secara daring (online) namun, pihaknya tetap memberikan pelayanan hukum yang terbaik bagi masyarakat Pencari Keadilan dan Pengguna Pengadilan di Nian Tana Sikka, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya