oleh

Hadapi Resesi Ekonomi Global : Pemkab Sikka Gerakan Tanam Pangan Lokal

-EKBIS-93 views

MAUMERE, MN- Menghadapi resesi ekonomi global akibat pandemik Corona Virus, dan kekeringan yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Sikka, Pemerintah Kabupaten Sikka saat ini, mulai gencar membangun ketahanan pangan lokal untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Untuk kebijakan jangka pendek menghadapi gagal panen dan kekeringan Pemerintah menyiapkan 52 ton lebih, yang sedianya hari ini (Senin, 15/6/2020) Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka proses untuk pencairan.

“Bantuan ini hanya untuk jangka pendek,  kan hanya untuk pemulihan saja, seperti bantu beras dan sembako,” kata Kabag Protokol dan komunikasi pimpinan kabupaten Sikka,  Awales Syukur, S. Sos, M.Th, saat ditemui di ruang kerjanya,  Senin,  (15/6/2020).

Jangka pendeknya, lanjut dia, intervensi bantuan beras dan atau bantuan 9 bahan pokok, untuk  bantuan 9 bahan pokok itu sudah melibatkan sektor terkait, senantiasa kembangkan juga pangan pokok sumber protein seperti kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang kayu/wuek ai, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Selain itu, lanjut dia, ada kebijakan jangka panjang yakni dengan memotivasi petani untuk mengembangkan tanaman pangan lokal yang sesuai agroklimat Kabupaten Sikka, seperti shorgum/watar, jewawut/wetan, jali/lele ho’on, ubi-ubian seperti rose, ubi hura/ ubi kelapa, tuka/ubi tatas,  ubi kayu, jangka menengah melaui pengembangan pekarangan yang berkelanjutan.

“Untuk lahan kering kalau di sentra-sentra produksi padi sawah, kita perkuat kelompok-kelompok lumbung pangan yang sudah diintervensi oleh pemerintah, sehingga dapat berkembang dan berkelanjutan, sehingga stock pangan (beras) di tingkat poktan dan atau tingkat desa itu tetap tersedia,” ujarnya lagi.

Selain perkuat kelompok-kelompok lumbung pangan yang sudah ada, dia menambahkan, juga akan dilakukan penumbuhan kelompok-kelompok lumbung pangan yang baru.

“Pemerintah juga memotivasi petani harus punya lumbung Rumah Tangga, untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga,” pungkasnya lagi.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya