oleh

Dua Desa di Sikka Jadi Desa Model di NTT

-EKBIS-1.603 views

MAUMERE, MN– Sebanyak dua desa di Kabupaten Sikka, yakni Desa Uma Uta Kecamatan Bola dan Desa Du Kecamatan Lela, terpilih menjadi desa model di Provinsi NTT.

Dan salah satu desa model yakni Desa Uma Uta, Selasa (15/12/2020), mendapatkan kunjungan dari Wakil Ketua PKK Provinsi NTT, Ny. Maria Sofia Noijdo.

Kunjungan kerja ke desa tersebut yakni di Sanggar Doka Tawa Tanah, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Ny. Maria Cahyani Idong, serta pengurus PKK baik provinsi maupun kabupaten.

Kedatangan rombongan disambut oleh warga masyarakat setempat dengan tarian dan sapaan oleh tokoh adat.

Di depan warga Desa Uma Uta, Ny. Maria Sofia Noijdo merasa bangga dengan perkembangan desa Uma Uta.

“Desa ini luar biasa. Saya melihat banyak komoditinya yang mesti dikembangkan ke depan. Sebagai desa model, yang salah satunya temasuk Desa Du di Kecamatan Lela, merupakan desa wisata nasional. Olehnya, Pemerintah mestinya mendorong pengembangan sejumlah daya dukung wisata di desa ini, agar ada festival tahunan untuk menarik para wisatawan,” ujarnya penuh rasa bangga.

Dia mengatakan, PKK sebagai organisasi mitra pemerintah, harus tetap mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan menjadikan desa-desa kita menjadi desa model adalah upaya meningkatkan ekonomi masyarakat desa dan meningkatkan wisatawan, termasuk menjadi motivasi bagi desa lain,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, selain itu tingkat toleransi antar warga di Provinsi NTT sangat tinggi, untuk itu mesti tetap dipertahankan sebagai khasanah budaya bangsa.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Nya. Maria Cahyani Idong dalam kesempatan itu mengapresiasi sambutan yang meriah oleh masyarakat Desa Uma Uta.

“Desa model ini diharapkan ke depannya menjadi desa pariwisata di Kabupaten Sikka. PKK Kabupaten akan tetap mendukung upaya mengembangkan lagi desa ini menjadi desa pariwisata nasional,” tegasnya, sembari mengaku kecewa karena banyak OPD terkait yang diundang tetapi tidak hadir bersama dengan masyarakat Desa Uma Uta saat ini.

Untuk itu, lanjut dia, penting ke depannya Dasa Wisma harus dikembangkan lagi, terutama memberdayakan pengrajin-pengrajin di desa ini.

Dalam kesempatan itu, dia pun mengajak seluruh warga desa, untuk bekerjasama dan bahu membahu mewujudkan Desa Uma Uta sebagai Desa Pariwisata Nasional.(MAR-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya