oleh

DLH Sikka : Kami Tidak Tahu Ada Aktifitas Penimbunan Material di Wairterang

-SOSBUD-1.058 views

MAUMERE, MN – Aktifitas penimbunan material di wilayah konservasi Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka yang dilakukan oleh salah satu perusahaan asal Sumba, NTT yang telah berlangsung sekian lama kini mulai meresahkan warga sekitar karena mengganggu aktifitas warga, aktifitas penimbunan tersebut juga dikwatirkan akan berdampak pada kesehatan warga sekitar yang bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

Ir. Yuninda Polo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka saat dikonfirmasi awak media mengaku dirinya tidak mengetahui aktifitas tersebut. Dirinya mengaku belum mendapat pemberitahuan dari pihak manapun terkait aktifitas penimbunan tersebut.

Ditanya terkait ada informasi bahwa pihak pemilik perusahaan timbunan tersebut sudah menghadap DLH, Yunida Polo dengan tegas membantahnya. “Kami tidak tahu soal aktifitas penimbunan itu. Kalau kami tau pasti kondisinya tidak seperti itu apalagi itu area konservasi,” tegasnya.

Dia berjanji akan segera memanggil pihak perusahaan tersebut dan menanyakan kelengkapan administrasi perijinan aktifitas dimaksud.

“Kita akan panggil pihak perusahaan dan kita cek kelangkapan berkas administrasinya. Kalau tidak kantongi ijin untuk aktifitas, maka kami akan segera hentikan aktifitas itu,”tambahnya

Selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Polo, mengaku tidak pernah mengeluarkan rekomendasi kepada perusahaan pemilik timbunan tersebut.

“Akan kita koordinasi dengan Bagian Pertambangan apakah perusahaan itu sudah kantongi ijin Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) atau belum. Secara regulasi, perusahaan harus memiliki ijin WIUP dari Bagian Pertambangan dan rekomendasi dari DLH. Apalagi aktifitasnya itu di area konservasi,” (TIM-R2)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya