oleh

Diimingi Pekerjaan, Wanita 22 Tahun di Maumere Ini Dirudapaksa Layani Nafsu Bejat Pria Beristri

-HUKRIM-5.062 views

MAUMERE, MN- Sungguh tragis nasib yang dialami gadis cantik, DM (22) warga Maumere, Jumat (25/9/2020). Saat hendak mencari pekerjaan, malah menjadi korban nafsu bejat pria beristri, DJ (35).

Dia dirudapaksa untuk melayani nafsu bejat sang pelaku, Jumat itu sekitar pukul 10.00 WITA, di pantai hutan mangrove Dusun Mage Lo’o Desa Reroroja Kecamatan Magepanda.

Korban pun akhirnya mendatangi Pospol Ndete untuk melaporkan kejadian tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan melalui sebuah sumber resmi, Sabtu (26/9/2020) menyebutkan, awal kejadian bermula dari DM yang berprofesi sehari-hari sebagai buruh dan beralamat di Km 2 Lorong Ayam Kelurahan Kota Uneng, diminta oleh istrinya untuk menjemput korban.

Awalnya, korban dijemput untuk membantu mencarikan pekerjaan.

Namun dalam perjalanan, entah apa yang merasuki pikirannya, pelaku langsung membawa korban menuju ke pantai hutan mangrove di Desa Reroroja.

Setiba keduanya di pantai, korban langsung dibanting pelaku ke atas pasir dan memaksa korban untuk melucuti celana dalamnya.

Korban pun sempat diancam, jika tak mengikuti kemauan pelaku, korban akan ditinggal sendirian di pantai tersebut.

Karena ketakutan, korban pun akhirnya menuruti permintaan pelaku dan adegan layak sensor itu pun tak terhindari.

Karena dirudapksa, salah seorang warga yang saat ini menjadi saksi pun mendengarkan keributan tersebut. Bahkan, korban pun berteriak minta tolong.

Saat saksi mendatangi TKP, pelaku yang sudah dirasuki setan terus melakukan perbuatan bejatnya di depan saksi.

Saksi pun akhirnya sempat membentak korban untuk menghentikan aksinya. Namun pelaku tetap melakukan aksinya.

Usai melampiaskan nafsunya, barulah pelaku bisa melepaskan korban. Korban pun berhasil berlari dengan ketakutan menuju rumah warga di sekitar hutan mangrove. Sementara pelaku langsung meninggalkan saksi dan menghilang dari TKP.

Atas kejadian itu, korbanbersama warga sekitar mengantarnya ke Pospol Ndete untuk melaporkan kejadian tersebut.

Polisi yang menerima laporan langsung mengamankan pelaku. Sementara korban akhirnya diantar ke Puskesmas untuk melakukan visum et repartum.

Korban masih depresi dan merasa ketakutan, saat melakukan laporan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih diamankan polisi untuk mempertanggungjawbakan segala perbuatannya di hadapan hukum.(SON-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya