oleh

Di Wolontibang, Wabup Ajak Lestarikan Budaya Asli Sikka

MAUMERE, MN- Wakil Bupati (Wabup) Sikka, Romanus Woga menekankan pentingnya peran semua stakeholder di Kabupaten Sikka untuk mendorong genarasi muda untuk mulai mencintai budaya asli Sikka. Dengan mencintai seni dan budaya Sikka, maka diharapkan ke depannya seni dan budaya asli Sikka dapat dilestarikan.

Hal itu disampaikan Wabup Romanus, pada kegiatan Pentas Seni Anak dan Pelajar Flores XII yang difasilitasi oleh  Nusa Tenggara Association (NTA) Australia, yang berlangsung di Wolontibang Desa Pogon Kecamatan Waigete, Selasa (19/11/2019).

Hadir juga dalam acara tersebut para wisatawan dari Australia serta tamu undangan lainnya, termasuk 17 sekolah di bawah asuhan NTA.

“Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap acara ini. Penyelenggaraan festival seni dan budaya ini merupakan bentuk kepedulian sekolah dan kita semua di wilayah ini dalam rangka mempertahankan budaya asli Sikka,” tegasnya.

Wabup juga mengatakan, kegiatan seperti ini tidak dilaksanakan di Australia. Untuk itu, menurutnya, kegiatan ini harus tetap dilaksanakan secara rutin.

“Rutinitas kegiatan festival seni dan budaya seperti ini, diharapkan menjadi embrio bagi pengembangan budaya kita ke depan. Pelestarian budaya ini harus juga dilakukan sejak dini, khususnya siswa-siswi di lembaga pendidikan dasar. Saya sangat berharap kita tetap mempertahankan budaya asli kita, termasuk juga mempertahankan bahasa daerah kita. Karena ketika kita mempertahankannya, seperti pakaian adat, bahasa daerah dan juga ritual budaya kita, maka itu akan menjadi ikon pariwisata kita ke depan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wabup Romanus juga menyebutkan, pemerintah sedang merencanakan penggunaan bahasa daerah dalam aktivitas di perkantoran.

“Kalau menurut saya, ini harus wajib. Kalau 6 hari kita kerja, satu harinya khusus menggunakan bahasa daerah. Para tamu yang masuk ke Kabupaten Sikka pun harus diminta untuk menggunakan bahasa daerah. Dengan demikian, budaya itu tidak akan hilang. Ke depannya juga, sanggar-sanggar ini perlu mendapat perhatian, sehingga bisa tumbuh dan berkembang lebih baik lagi,” tukasnya.

Di akhir sambutannya, Wabup juga berpesan, agar seluruh warga Sikka terus menerus berkarya dengan segala potensi yang dimiliki untuk mempertahankan dan melestraikan budaya Sikka.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya