oleh

Di Wolomotong Sikka, Kebun Vanili Seperempat Hektar Diembat Pencuri

-HUKRIM-1.320 views

MAUMERE, MN- Kasus pencurian tanaman vanili di 3 dusun di Desa Wolomotong Kecamatan Doreng selama beberapa bulan terakhir, meresahkan para petani vanili. Dan keresahan itu pun terjawab, setelah kebun milik Rinsonilaus Lawe seluas 1/4 hektar diembat pencuri, Sabtu (1/12/2019) dini hari.

Terkait dengan kasus pencurian tersebut, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo langsung turun ke lokasi. Bersama dengan aparat dari Polres Sikka, rombongan tiba di Desa Wolomotong Kecamatan Doreng.

Di depan Bupati Idong, pemilik kebun, Rinsonilaus Lawe menuturkan, untuk menjaga vanili agar bisa dipanen dengan kualitas baik, dirinya bersama keluarganya selalu menjaganya pada malam hari.

“Namun kasihan kami pak, kami tidur mereka masuk curi pada malam hari. Kerugian yang saja alami ini hampir mencapai puluhan juta rupiah. Kami mau panen apalagi pak? Minggu paginya, saya ke sini, tau-taunya seluruhnya sudah dicuri oleh mereka. Mereka juga merusak tanaman vanili saya yang saya sudah rawat bertahun-tahun ini. Bahkan yang masih muda pun mereka petik,” ujarnya dengan nada sedih.

Dia mengaku, lahan seluas 1/4 hektar tersebut ditanaminya sekitar hampir 1.000 pohon vanili.

“Kalau mau dirupiahkan di atas lahan ini, sekitar 200 kg dengan per kilogram dijual dengan harga bisa sampai 300.000 per kg. Kami merasa tak aman lagi dengan para pencuri ini. Mereka kemungkinan besar berkelompok. Dan terus terang, dalam bulan November lalu juga sudah terjadi kasus serupa, sebanyak 4 petani vanili pun kecurian,” akunya.

Terkait dengan hal itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dalam pernyataannya meminta agar aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dengan kasus ini.

Untuk itu, Bupati pun mengaku, dirinya sudah mengeluarkan instruksi Bupati Sikka nomor 1/instruksi/HK/2019 tentang jual beli vanili pada wilayah daerah Kabupaten Sikka.

“Dalam instruksi tersebut yang melibatkan sejumlah stakeholder, pemerintah daerah menegaskan penjualan vanili tersebut harus menyertakan dengan keterangan kepemilikan. Jadi kalau memang ada yang jual, pasti akan ketahuan. Karena dalam instruksi tersebut pemerintah daerah sudah menegaskan hal itu,” ujar Bupati.

Bupati juga sangat berharap dukungan semua pihak, agar kasus ini segera dapat ditangkap pelakunya.(MAR/REN-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya