oleh

Di Tanawawo, Bupati Sikka Ajak Warga Kerjasama Putuskan Mata Rantai Covid 19

MAUMERE, MN- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, mengingatkan kepada seluruh warga Kabupaten Sikka, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dalam mencegah bertambahnya pasien positif corona di Kabupaten Sikka.

Hal itu disampaikan Bupati, saat menghadiri pembagian bantuan sosial tunai (BST) di dua desa di Kecamatan Tanawawo, yakni Desa Rengga Rasi dan Desa Bu Watu.

Meski jalan yang dilalui menuju ke dua desa tersebut terbilang cukup sulit, namun Orang Nomor Satu di Sikka ini, terus memacu langkahnya menuju ke dua desa tersebut. Warga yang merindukan kehadiran Bupati Sikka ini pun, menyambutnya dengan cukup meriah, namun tetap menjaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan.

“Saat ini Kabupaten Sikka sudah tercatat sebanyak 27 pasien yang terpapar positif covid 19. Untuk tidak menambah lagi jumlahnya, saya berharap seluruh warga untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Dan atas pasien yang sudah positif itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moril untuk melakukan penanganannya dan saat ini mereka sedang dirawat oleh para tenaga medis kita di ruang isolasi RS TC Hillers,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan bersama Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Anggota DPRD Sikka, Dicky Rajah, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sikka, Kabag Ekonomi dan Umum serta pejabat lainnya.

Jumlah kita cukup banyak, yakni teratas di Provinsi NTT. Namun itu dikarenakan, kita mengirimkan jumlah sampel swab kita yang terbanyak, berbeda dengan kabupaten/kota lainnya di NTT. Namun, tidak di situ saja, tetapi yang paling penting adalah penanganannya. Saat ini, para pasien sudah saya bincang-bincang dengan mereka dan kondisi mereka baik. Kita semua berdoa, agar mereka kembali sehat dan kembali ke desa mereka masing-masing untuk melanjutkan aktivitas mereka,” harapnya.

Dia juga sangat berharap agar masyarakat Kabupaten Sikka, jangan panik dengan banyaknya jumlah pasien positif covid 19 ini, tetapi lebih pada bagaimana mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, dalam rangka memutuskan mata rantai penyebarannya di Nina Tana Sikka.(SON-R1)

 

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya