oleh

Di Sikka: Kades Lela Didemo Warganya, Bupati: Kita akan Proses

-METRO-1.864 views

MAUMERE, MN- Puluhan warga Desa Lela Kecamatan Lela Kabupaten Sikka NTT, sekitar pukul 10.30 WITA, Rabu (13/5/2020) mendatangi Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari Maumere.

Kedatangan mereka menyampaikan aspirasi untuk menolak kepemimpinan Kepala Desa Lela, Frans Baba Djoedye, yang dinilai telah melakukan sejumlah pelanggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa tersebut.

Kedatangan mereka langsung diterima Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo di depan ruang loby Kantor Bupati Sikka.

Warga Lela melalui juru bicaranya, Kristoforus Gregorius di depan Bupati Sikka dan jajarannya, menyampaikan sejumlah persoalan yang dilakukan oleh Kepala Desanya selama ini sejak tahun 2016 silam.

Dari pantauan wartawan, sejumlah pernyataan yang disampaikan tersebut diantaranya yakni Bupati segera menonaktifkan kepala desa Lela, dan menunjuk seorang pejabat sementara yang baru.

Di depan Bupati mereka juga membeberkan sejumlah pengelolaan dana desa yang terkesan tidak transparan dilakukan oleh Kepala Desa, termasuk pengangkatan sejumlah staf desa yang syarat dengan KKN.

Bahkan, dalam penyelenggaraan pemerintahan, Kepala Desa bertindak otoriter dan tidak bekerjasama dengan pemerintahan di atasnya, seperti camat dan perangkat-perangkatnya.

Dalam pencegahan dan penanganan covid 19, Kades Lela tidak pernah menghiraukan penanganan covid dan lebih mementingkan pembangunan fisik.

Atas permasalahan yang disampaikan ini, Bupati Robi Idong dalam pernyataannya menyebutkan, terkait dengan sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh warga akan ditindaklanjutinya.

Meski demikian, Bupati menegaskan, permasalahan seperti ini seharusnya melalui BPD, sehingga ada peran kontrol di sana dan diproses hingga ke Kabupaten.

“Tetapi saya tegaskan, kita akan proses terkait dengan sejumlah persoalan ini,” pungkasnya.

Usai menyampaikan aspirasi, warga akhirnya membubarkan diri secara tertib.

Kepala Desa Lela, Frans Baba Djoedye yang dikonfirmasi melalui saluran telepon selulernya, Rabu (13/5/2020) mengatakan, dirinya akan mengundang semua kuli tinta di Maumere untuk menyampaikan klarifikasi di kantor desa, Kamis (14/5/2020).

“Besok, saya akan klarifikasi semuanya,” ujar Kades singkat di ujung telepon selulernya.(MAR-R1)

Bagikan

Komentar

Berita Lainnya